Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Korupsi Pungli SPJK di Dishub Batam, Terdakwa Heriyanto Tidak Ajukan Eksepsi

Sidang Korupsi dana SPJK Dishub Batam, Terdakwa Heriyanto Tidak Ajukan Eksepsi di PN Tanjungpinang (Foto:Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Didakwa pasal berlapis, Terdakwa korupsi pungutan liar (Pungli) penerbitan Surat Penetapan Jenis Kendaraan (SPJK) di Dinas Perhubungan kota Batam, Herianto tidak mengajukan eksepsi.

Hal itu dikatakan terdakwa melalui kuasa hukumnya usai pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor Tanjungpinang Senin (19/4/2021).

Dalam dakwaan JPU Ian SH, mengatakan pungutan pengurusan SPJK dilakukan terdakwa atas suruhan Kepala dinas Perhubungan Batam tersangka Rustam Efendi, kepada sejumlah dealer (Showroom) penjual mobil sebagai mitra kerja dan rekan dinas perhubungan kota Batam.

“Modusnya, terdakwa menyatakan pengajuan dan penerbitan SPJK ada pungutan, Tetapi tidak dibarengi dengan dasar hukum dan aturan, diluar dari retribusi,” ungkap Jaksa.

Lebih lanjut, Ian menjelaskan dari setiap penerbitan Surat Penetapan Jenis Kendaraan (SPJK), terdakwa memungut Rp.850 ribu, sejak 2018, 2019 dan 2020.

Sementara sepanjang 2018-2020 dinas perhubungan kota Batam telah mengeluarkan 1.379 surat rekomendasi penetapan jenis dan fungsi kendaraan bermotor angkutan barang dan orang.

“Maka jika Rp 850 ribu per rekomendasi per unit mobil atau persurat yang diminta, maka total dana yang diperoleh terdakwa dan tersangka Rustam Efendi dalam 3 tahun mencapai Rp.1.478,150,000,” jelasnya.

Atas perbuatanya, Terdakwa Hariyanto didakwa melanggar pasal 12 huruf e UU pemberantasan tindak pidana korupsi nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 21 tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana Korupsi, jo pasal 55 ayat 1 ke-1 no 65 ayat kesatu KUHP dalam dakwaan Primer.

Dan pasal 12 a UU Tipikor, jo pasal 55 ayat 1 ke-1 no 65 ayat kesat KUHP dalam dakwaan subsider, Atau kedua melanggar pasal 11 UU Tipikor jo pasal jo pasal 55 ayat 1 ke-1 no 65 ayat kesat KUHP.

Sidang akan kembali digelar Majelis Hakim, Eduard MP Sihaloho didampingi Hakim Anggota, Yon Efri dan Albi Ferri pada minggu mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi 

Comments
Loading...