Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Bobol Toko Emas, Sh Dibekuk Pemilik Dengan Rekaman CCTV

Kapolsek Tanjungpinang Kota, Iptu M. Arsha.(Foto: Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Seorang pelaku pencurian Emas Sh, dilaporkan ke Polsek Tanjungpinang kota, setelah sebelumnya tertangkap tangan melakukan pencurian di toko emas mantan Bosnya, di jalan Gambir kota Tanjungpinang.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, Iptu M. Arsha mengatakan, penangkapan Sh dilakukan pemilik toko emas Deni Permata setelah sebelumnya beberapa kali mengalami kehilangan emasnya.

Pelaku lanjut Kapolsek adalah mantan karyawan di Toko emas tersebut yang sudah dipecat sebelumnya. Namun setelah dipecat, tidak membuat Sh menyerah dan kembali membobol toko Emas milik mantan Bos-nya.

Dengan bermodalkan kunci ganda toko dan lemari pajangan Emas yang sudah duplikatnya saat bekerja, Sh menyatroni toko emas bekas tempatnya bekerja itu sekitar pukul 20.15 WIB, Senin (19/4/2021).

Baca Juga

Setelah masuk dengan kunci duplikat yang dibuat, Sh berhasil menggondol sejumlah emas dari lemari pajangan toko.

Namun pelaku Sh ternyata masuk dalam jebakan pemilik toko, yang sebelumnya tidak memasang CCTV, setelah Sh dikeluarkan, Bos pemilik toko langsung memasang CCTV.

“Korban ini sudah berapa kali kecurian, lalu kami himbau agar pemilik toko memasang CCTV,” kata Arsha pada wartawan.

Ternyata benar, lanjut Kapolsek, dengan bantuan CCTV yang dipasang, Pelaku tertangkap tangan dan berhasil dibekuk, saat mengambil emas di toko pelapor.

“Pelaku tertangkap tangan sama pelapor, dengan bantuan CCTV, lalu pelapor menghubungi Polsek untuk mengamankan pelaku,” ucapnya.

Arsha, mengungkapkan setelah diamankan, pelaku juga mengakui membuat duplikat kunci toko itu saat bekerja, dan menggunakan kunci tersebut membobol toko milik mantan Bos-nya.

“Dengan kunci palsu itu pelaku mencuri emas- emas,”ungkap Arsha.

Dari hasil interogasi yang dilakukan Polisi, pelaku mengaku, telah 3 kali melakukan pencurian di toko emas tersebut. Pelaku berhasil mencuri emas sebanyak 33.67 gram emas 22 karat senilai 23.754.000.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP ayat 1 ke 5 Tentang Pencurian dan Pemberatan,” pungkasnya.

Penulis : Roland
Editor. : Redaksi

Comments
Loading...