Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Menteri PPN Pastikan, Janji Presiden Bangun Jembatan Babin Terlaksana Sebelum 2024

Menteri PPN dan Kepala Bappenas Suharso Manoarfa bersama gubernur Kepri Ansar Ahmad dan pejabat lainnya saat melakukan peninjuaan landing point pembangunan Jembatan Batam Bintan di Tanjung Uban-Bintan (Foto;Ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa memastikan, Jembatan Batam Bintan (Babin) di Provinsi Kepri akan dibangun sebelum 2024.

Hal itu dikatakan Suharso, saat melakukan peninjau landing points pembangunan Jembatan Batam Bintan dengan panjang 14 kilo meter itu di Teluk Sasah Bintan, Jum’at (23/4/2021).

“Kedatangan kami kemari selain untuk melihat langsung persiapan Provinsi Kepri untuk pembangunan jembatan Batam Bintan ini, ” ungkapnya pada wartawan di Tanjung Uban-Bintan.

Monoarfa juga mengatakan proyek Jembatan Batam Bintan yang juga merupakan janji Presiden Jokowi ke masyarakat Kepri itu, sudah masuk dalam Proyek Strategis Pembangunan Nasional (SPN). Sehingga, dipastikan akan terbangun sebelum 2024.

Pembangunan Jembatan Batam Bintan, yang sebelumnya digarap melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), menurut Manoarfa, akan dilakukan melalui pendanaan bersama antara Pemerintah dan pihak Swasta.

Untuk itu, lanjut menteri, Dia datang untuk memastikan, kesiapan di lapangan, dengan harapan sebelum tahun 2024 proyek yang akan mendongkrak ekonomi Kepri itu sudah akan terbangun.

“Kita berharap di 2023 atau 2024 pelaksanaan pembangunan Jembatan ini sudah selesai,” tegasnya.

Bappenas juga merencanakan, selain pembiayaan dari Pemerintah, pembangunan badan jembatan sepanjang 7,5 kilometer akan dilaksanakan dengan sistem KPBU dan pelaksanaanya dilakukan sekaligus.

“Karena kalau hanya 5,6 kilometer ditanggung oleh investor, secara Finansial IRR nya tidak tercapai, karena itu IRR nya ditambah menjadi 7 kilo meter lebih,” ujarnya.

Saat ini lanjutnya, penyiapan perhitungan DED proyek terus digesa hingga dapat dilelang ke Pihak swasta. Sementara bagian pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah juga sudah masuk dalam pembiayaan dan tiggal bagian yang akan diberikan kepada swasta dengan sistem PKBU, yang perhitunganya dalam satu set pembangunan.

“Jika semua perencanaan, pembiayaan, lahan serta persiapan lainnya sudah selesai , saya pikir langsung dibangun,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, berharap kunjungan Menteri Bappenas ke Kepri ini dapat membawa angin segar serta mempercepat proses pembangunan Jembatan Batam Bintan.

“Kita sangat optimis, pembangunan Jembatan Batam Bintan ini dapat segera dilaksanakan,” ujar Ansar.

Ansar memastikan bahwa persiapan pelaksanaan Jembatan Batam Bintan ini di Provinsi Kepri terus dilaksanakan dan dipersiapkan dengan baik. Bahkan, untuk pembebasan lahan Pemprov Kepri telah akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 50 miliar.

“Kita saat ini terus melakukan perencanaan , pembebasan lahan , estimasi anggaran, investor swasta dan persiapan lainnya agar pembangunan Jembatan Batam Bintan ini segera terealisasi,” demikian Ansar.

Penulis:Ismail
Editor  :Redaksi 

Comments
Loading...