Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

KM Sanus 80 Tetap Layani Mudik Antar Pulau di Kepri dan Kalbar

Jelang Lebarn KM Sanus 80 akan tetap berlayar melayani pemudik antar pulau di Kepri dan ke Provinsi Kalbar (Foto:Hasura/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kendati pemerintah secara resmi melarang Mudik antar Provinsi menjelang Lebaran. Namun KM Sabuk Nusantara (Sanus) 80 akan tetap melayani masyarakat Pemudik di Kepri, yang akan pulang kampung ke sejumlah pulau, termasuk ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Petugas Pelni Cabang Tanjungpinang Bagian Angkutan dan Barang, Budianto, mengatakan operasional layanan KM.Sabuk Nusantara terhadap angkutan orang dan barang antar kabupaten, dan provinsi kalimantan Barat itu, didasarkan atas surat nomor 04.22/08/S-B/010/2021, yang menugaskan KM Sanus 80 akan terus berlayar dari Pelabuhan Sri Bayintan Kijang ke pulau-pulau di Kepri dan Kalbar hingga 12 Mei.

“Surat penugasan melaksanakan perjalanan kapal perintis (Emplooi) bahwa KM Sanus 80 akan melayani mudik masyarakat. Karena sampai 12 Mei,” ujar Budi.

Selain mengangkut Pemudik antar Pulau, Kapal dengan tipe 2000 Gross Ton (GT) ini juga melayani pengangkutan barang pokok dan penting (bapokting).

Hal itu sesuai dengan surat perintah pada surat emplooi yang diminta agar memberikan pelayanan, mengatur muatan, merawat kapal dan kelengkapannya, pergerakan kapal secara ekonomis mencapai tujuan dengan mengutamakan keselamatan, ketertiban, kelestarian lingkungan.

Dalam membuat kisah perjalanan kapal, diharapkan penjelasan dari nakhoda mengenai segala hambatan-hambatan yang dialami dan sebab terjadinya delay, serta saran yang diperlukan untuk perbaikan dan peningkatan penghasilan.

Semua laporan yang berupa kisah perjalanan kapal, uang tambang muatan/pasasi berikut tabel silang dan pendukungnya, asli BKR agar dikirimkan langsung kepada Kepala Divisi terkait pada akhir setiap voyage yang tak terputus.

“Dalam mengatur alokasi muatan muatan masing-masing cabang, Nakhoda harus mengacu pada jadwal yang ditetapkan dalam emplooi ini yang berdasarkan rute dan jadwal kapal perintis yang telah diumumkan kepada masyarakat luas penjualan tiket sesuai dengan tarif yang berlaku,” jelasnya.

Kapal yang memiliki kecepatan 12 Knot itu, akan melayani rute darKijang-Tambelan-Pontianak-Serasan-Subi-Selat Lampa-Ranai-Pulau Laut-Sedanau-Midai-Tarempa-Kuala Maras dan kembali ke Kijang.

Terakhir, kata Budi, kapal sepanjang 68,50 meter dan lebar 14 meter itu berangkat dari Pelabuhan Sri Bayintan Kijang pada 21 April lalu. Kemudian akan kembali di Kijang 30 April mendatang. Lalu akan berangkat dari Kijang 3 Mei dan tiba kesini lagi pada 12 Mei.

“Pelayanan pada 3 Mei itu diminta agar kegiatan pelayanan penumpang saat embarkasi dan debarkasi mengikuti protokol kesehatan saat pandemi covid-19. Begitu juga seterusnya,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi

Comments
Loading...