Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Edarkan Narkoba Sabu, Pasutri Syarifah dan Fardian Didakwa Pasal Berlapis

Terdakwa Narkoba Syarifah dan suaminya Fardian saat disidang di PN Tanjungpinang.(Foto: Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Diduga edarkan narkoba jenis sabu, pasangan Suami istri (Pasutri) Syarifah Delima Mustika Citra dengan Suaminya Fardian Nofri Saputra (37) didakwa pasal berlapis UU pemberantasan Narkoba.

Dakwaan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Destia dari Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, pada sidang yang digelar secara online di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (27/4/2021)

Sebelum pembacaan dakwaan,Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut juga sempat menanyakan identitas dan Pekerjaan kedua terdakwa. Atas pertanyaan majelis Hakim, terdakwa Syarifah mengaku, merupakan mantan honorer di Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Dulu saya (Syarifah-red) mantan honorer di Pemko Tanjungpinang,” kata Syarifah.

Dalam dakwaannya, JPU Destia SH menyatakan, perbuatan terdakwa berawal pada saat terdakwa Syarifa mengajak terdakwa Nita Purwati (di tuntut terpisah) untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu dengan Jepun (DPO) dengan harga Rp 400 ribu.

Kemudian setelah itu Jepun menghubungi terdakwa Syarifa untuk mengambil narkoba itu disamping lapangan Footsal jalan Skip Tanjungpinang. Selanjutnya terdakwa Syarifah menyuruh suaminya terdakwa Fardian untuk mengambil nakorba jenis sabu tersebut.

Setelah diambil dan dibawa ke rumahnya, kemudian terdakwa Syarifa menyuruh suaminya untuk membagi narkoba yang baru diambil itu ke dalam dua paket.

Dari dua paket narkoba itu, selanjutnya diminta terdakwa Syarifah diantarkan ke terdakwa Nita (Dituntut dalam berkas perkara berbeda-red), sedangkan satu paket lagi disimpan terdakwa di belakang lemari.

Setelah terdakwa Nita menerima satu paket narkoba jenis sabu-sabu dari terdakwa Fardian, Selanjutnya terdakwa Nita menggunakan sabu tersebut sebagian, Sisanya, kemudian disimpan di dalam laci rumahnya.

Keesokan harinya, lanjut Destia, terdakwa Nita ditangkap oleh anggota Satres Narkoba Polres Tanjungpinang dan ditemukan barang bukti berupa 1 buah kotak kertas berwarna hitam berisikan 1 paket Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening dari dalam laci lemari terdakwa Nita seberat 0,06 gram.

Selain barang bukti sisa narkoba itu, Polisi juga mengamankan 1 buah alat hisap sabu (bong), 1 buah pipet kaca dan 1 unit Handphone Android merk LG warna rose gold beserta kartu didalamnya.

Atas penangkapan Nita, selanjutnya Polisi melakukan pengembangan, dan atas pengakuan Anita yang memperoleh Narkoba dari Syarifah, selanjutnya, Satnarkoba Polres Tanjungpinang menangkap pasangan suami istri tersebut di rumahnya di Jalan Skip Kota Tanjungpinang.

“Atas perbuatan, terdakwa kami dakwa dengan Pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotik dalam dakwaan primair,” sebut JPU.

Dalam dakwaan Subsidair, Terdakwa Pasutri ini juga didakwa Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 132 Ayat 1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dan dakwaan lebih subsidair, perbuatan kedua terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana di maksud dalam Pasal 127 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotik Jo Pasal 55 Ayat 1ke-1 KUHP.

Atas Dakwaan JPU itu, Terdakwa menyatakan tidak keberatan, hingga majelis Hakim Angga didampingi Hakim Anggota, menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...