Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tambang Pasir Ilegal di Bintan Kembali Beraktivitas, Penertiban Terkesan Hanya Angin Lalu

Selang Paralon pertambangan pasir illgeal telihat menjulur ke Kampung Banjar, Desa Gunung Kijang (Foto;Hasura/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Aktivitas pertambangan pasir ilegal, kembali marak di Kabupaten Bintan. Penertiban dan penyelidikan tambang pasir ilegal yang dilakukan Polres Bintan sebelumnya terkesan hanya angin lalu,

Buktinya, saat ini sejumlah penambang dan truk lori pengangkut pasir terus melakukan penambangan, pengerukan dan pengangkutan pasir di RT 01/RW 02, Kampung Banjar, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (27/4/2021).

Pantauan di lokasi, tampak sejumlah warga penambang pasir ilegal di sana terus melakukan pengerukan. Dengan mengoperasikan mesin Dompek sebagai pompa penyedot, pasir dari dalam kubangan, disedot dan ditampung ke bak lori. Sejumlah lori, juga terlihat mengantri untuk menunggu giliran pengisian hasil galian tambang pasir ilegal itu di lokasi.

Salah seorang warga Bintan Tono, mengatakan aktivitas tambang pasir ilegal di Gunung Kijang itu, sudah hampir tiap hari dilakukan. Sejumlah Lorry bermuatan pasir, setiap hari juga hilir mudik keluar membawa pasir dari lokasi pertambangan tersebut.

“Nambangnya hampir tiap hari, banyak lori yang keluar masuk ke lokasi tambang ini,” ujar pria berambut ikal ini pada wartawan.

Tono juga mengaku, jika sebelumnya operasional tambang pasir tanpa izin itu, sempat terhenti setelah ditertibkan pihak Polisi. Namun dalam beberapa bulan terakhir terakhir, aktivtas pengerukan pasir itu kembali marak dan beroperasi.

“Informasinya pasir sedot disitu kadarnya bagus. Makanya ramai lori yang masuk ke sana dan membelinya,” jelas Tono.

Warga Gunung Kijang lainya, Andri juga membenarkan adanya akltivitas penambangan pasir legal di kawasan gunung Kijang itu. Kendati menurutnya, seharusnya tambang pasir ilegal tersebut ditertibkan. Karena selain tidak memberi keuntungan bagi daerah juga merusak alam.

“Sebaiknya tambang ilegal ini ditertibkan. Karena kalau satu lokasi dibiarkan buka, maka lokasi tempat lainnya juga nantinya akan buka,” katanya.

Andri juga mengatakan, sepengetahuanya, kawasan Kampung Banjar Gunung Kijang itu, bukan merupakan Kawasan Pertambangan di Kabupaten Bintan. Melainkan kawasan pemukiman masyarakat.

“Sejumlah penambang dikawasan ini tidak ada yang memiliki izin, Karena kampung Banjar memang bukan kawasan peertambangan,” ucapnya.

Kapolres Bintan AKBP.Bambang Sugi Hartono, yang dikonfirmasi Media ini, terkait dengan kembali maraknya aktivitas pertambangan pasir ilegal di Bintan belum memberi jawaban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bintan AKP.Dwi Hatmoko, mengatakan sepengetahuanya, sejak penertiban yang dilakukan tidak ada lagi tambang pasir yang beraktivitas.

Mengenai Temuan Media dan laporan warga, atas aktivitas di Kampung banjar Gunung Kijang, Dwi Hatmoko mengatakan akan melakukan pengecekan.

“Dimana yang beroperasi?, Coba kami cek dulu nanti,” sebutnya menjawab konfirmasi PRESMEDIA.ID.

Penulis:Hasura/Redaksi 
Editor :Redaksi 

Comments
Loading...