Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Anggaran Direkturisasi, Proyek Penataan Kawasan Pesisir G12 Alamat Tak Tertata

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri, Rodiantari saat memberikan Keterangan Pers

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Proyek lanjutan penataan kawasan pesisir Gurindam 12 (G-12) di Kota Tanjungpinang dipastikan akan tetap dilaksanakan.

Namun demikian, anggaran yang sebelumnya dialokasikan Rp29 miliar di APBD 2021, akan mengalami pengurangan akibat restrukturisasi anggaran di APBD.

Akibatnya, Mega Proyek penataan kawasan pesisir yang telah menelan dana Rp 458 Miliar dari APBD Kepri ini, alamat tak jelas, sampai kapan akan selesai ditata.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR) Provinsi Kepri, Rodiantari mengatakan, berkurangnya alokasi anggaran, untuk pembangunan Lanjutan proyek Gurindam itu, membuat program pekerjaan hanya difokuskan untuk penuntasan jalan Beton.

“Rencana kita kan kemarin Rp29 miliar untuk melanjutkan, namun harus berkurang akibat restrukturisasi anggaran,” ucapnya Selasa (27/4/2021) tanpa menyebut jumlah pengurangan.

Ia mengatakan, hingga saat ini timnya sedang menyusun berapa alokasi anggaran yang akan dikurangi. Namun demikian, pekerjaan tahun ini akan difokuskan pada penuntasan jalan beton.

Sebelumnya, pembangunan kawasan G12 merupakan bagian dari rencana besar proyek jalan Lingkar Provinsi Kepri yang menghubungan Jalan Lintas Barat dan (Jembatan Batam-Bintan) dan Lintas Timur Tanjungpinang-Bintan. Namun hingga saat ini, tidak lanjut rencana pembangunan tersebut belum terlaksana.

Rencananya, Pemerintah Provinsi Kepri akan kembali mematangkan kembali proyek Jalan Lingkar Bintan Tanjungpinang itu di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri 2021-2024.

Rodi juga mengatakan, sesuai DED progres jalan lingkar Tanjungpinang-Bintan itu, secara keseluruhan masih pada angka 10 persen sampai tahun 2020 lalu, yakni baru Jembatan I Dompak dan kawasan G12 yang terealisasi.

Rencananya, setelah Proyek G-12, yang menelan dana Rp458 Miliar APBD Kepri siap dilaksanakan, rencana pembangunan akan kembali dilakukan dari sisi laut wilayah barat Pinang Marina. Kemudian dilanjutkan dengan jembatan penghubung dari Pinang Marina ke Senggarang. Setelah itu pembangunan jembatan penghubung dari Senggarang ke Tembeling Bintan.

“Kalau berdasarkan DED-nya, infrastruktur ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun,” ujar Rodiantari.

Penulis:Ismail
Editor :Redaksi 

Comments
Loading...