Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tikam dan Aniaya Istrinya Hingga Sekarat, Residivis Er Mengaku Cemburu

Kepala Unit Reskrim (Kanit) Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Sidiq Amin.(Foto: Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Mengaku cemburu mengetahui istrinya selingkuh, menjadi motif dan alasan terduga pelaku residivis Er (30) menikam dan menganiaya istrinya hingga kritis.

Kepala Unit Reskrim (Kanit) Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Sidiq Amin mengungkapkan, dari penyelidikan yang dilakukan, motif pelaku menikam istrinya diduga istrinya selingkuh dengan pria lain di Tanjungpinang.

Lebih lanjut dikatakan Sidiq, Pelaku Er sendiri adalah mantan residivis kasus penganiayaan di Aceh yang baru bebas dan menerima asimilasi.

“Sebelumnya pelaku juga sempat dipenjara di Aceh, atas kasus penganiayaan pada saat bekerja disana. Begitu mendapatkan asimilasi, pelaku pulang ke Tanjungpinang untuk bertemu dengan istri dan anaknya,” ungkap Sidik, Rabu (28/4/2021).

Sesampai di Tanjungpinang, pelaku langsung mencurigai istrinya selingkuh dengan pria lain. Sehingga terjadi pertengkaran antara pelaku dan istri, yang berujung pada penikaman dan penganiayaan korban di kos mereka Km 9 Kota Tanjungpinang pada Sabtu (24/4/2021) lalu.

“Dari pengakuan pelaku dan hasil visum, Istrinya ditikam dengan pisau lebih dari 3 kali di bagian badan, seperti tangan, hingga tidak sadar,” jelasnya.

Melihat istrinya tidak berdaya dan berlumuran darah, akhirnya pelaku membawa ke Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RS RAT) Tanjungpinang.

Namun saat itu, pihak RS mencurigai pelaku dan melihat kondisi istrinya yang banyak tusukan serta berlumuran darah, dan melaporkan kejadian itu ke Polisi.

“Pihak rumah sakit menghubungi kita dan akhirnya pelaku diamankan juga,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, saat ini pelaku Er kembali ditetapkan sebagai tersangka KDRT dan dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...