Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Menhub Budi: Pulau Nipah Akan Jadi Berbasis Ekonomi Negara

*Menhub akan kirim orang terbaik untuk me-manage Pulau Nipah.

Menhub Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Kepri H Ansar Ahmad saat meninjau langsung Pulau Nipah (Foto;humas Prov.Kepri) 

PRESMEDIA.ID, Batam – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, pihaknya bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad sepakat, untuk meningkatkan competitiveness kawasan, secara khusus di Pulau Nipah.

Pulau yang berhadapan langsung dengan Singpaura dan Malaysia itu, akan dijadikan basis ekonomi maritim negara.
 Hal itu disampaikan dalam keterangannya saat mengunjungi Pulau Nipah untuk memastikan bahwa pulau-pulau terluar NKRI di manage dengan baik.  Seperti diketahui Pulau Nipah adalah salah satu pulau terluar di Indonesia yang relatif dekat dengan Singapura dan Malaysia.
“Kami dan pak Gubernur sepakat untuk meningkatkan competitiveness untuk seluruh wilayah Batam, Karimun, dan Bintan tetapi secara khusus di Nipah ini harus di manage dengan baik” kata Menteri.
Kemudian Menteri Budi mengungkapkan bahwa program Ship to Ship (STS) akan menjadi bisnis luar biasa yang menjadi merger dari bisnis yang ada di Singapura dan Malaysia.
Untuk itu, pihaknya akan menyelaraskan sistem pentarifan agar memiliki kemampuan daya saing dengan negara tetangga. Mengenai hal tersebut, imbuh Menteri Budi, ada fungsi-fungsi lain dari STS yang tentunya memiliki nilai ekonomis.
”Itu sudah kita tuangkan dalam suatu peraturan Kementerian Perhubungan yang secara rinci selalu dievaluasi. Dan sesuai dengan UU Cipta Kerja maka kita akan secara sistematis membuat daya saing Pulau Nipah ini lebih baik,” sebut Menteri Budi.
Menteri Budi juga menegaskan akan menugaskan orang-orang terbaik yang ada di Kementerian Perhubungan yang memiliki pengalaman internasional sehingga tahu persis apa yang harus diimprove di Pulau Nipah ini.
Untuk diketahui, berdasarkan press release PT Asinusa Putra Sekawan, Pulau Nipah adalah pilot project pertahanan berbasis ekonomi bagi 3 kementerian, yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Sebagai pilot project pertahanan berbasis ekonomi, Pulau Nipah juga sangat berpotensi untuk kegiatan usaha pengisian BBM kapal (bunkering). PT.Asinusa Putra Sekawan merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP Asinusa) di Nipah Transit Anchorage Area (NTAA) yang terletak di Perairan Pulau Nipah.
Maka sesuai ketentuan, aktivitas yang dapat diberikan Badan Usaha Pelabuhan melingkupi alih muat (ship to ship), pencucian kapal (tank cleaning), pencampuran bahan (blending), pengisian minyak atau air bersih (bunker), dan berlabuh jangkar sembari menunggu perintah supply logistic (laid up ship chancer).
Dalam rangka memaksimalkan potensi jasa kepelabuhanan di perairan Pulau Nipah dan pertahanan berbasis ekonomi di Pulau Nipah, dukungan serta peran aktif pemerintah dan swasta sangat diperlukan. Dengan demikian, Indonesia bisa lebih kompetitif dan memiliki daya saing di dunia internasional.
Penulis:Redaksi
Editor  :Ogawa
Comments
Loading...