Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Positif Covid-19 Kepri Melonjak, Selama April Tambah 1.988, Total Kasus 11.499 orang

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad. (foto: Dokumentasi)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Siklus kasus positif Covid-19 Kepri pada bulan April 2021 terus melonjak dan bahkan tertinggi dalam 1 tahun lebih pandemi Covid-19.

Betapa tidak, dalam kurun satu bulan Apeil 2021,  jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 di Kepri sebnyak 1.988 kasus. Dengan penambahan itu, total jumlah kasus Covid-19 Kepri saat ini mencapai 11.499 orang.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kepri, grafik tertinggi COVID-19 sebelumnya sempat terjadi pada November 2020 lalu dengan jumlah terkonfrimasi positif covid-19 1.780 orang.

Selanjutnya, grafik-nya terus menurun hingga Maret 2021 yang hanya 486 orang dan jumlah ini berbanding lurus dengan angka sembuh pada bulan yang sama.

Menanggapi tingginya angka COVID-19 di Kepri belakangan terakhir, Gubernur Ansar Ahmad mengungkapkan, salah satu penyebab melonjaknya kasus Covid-19 Kepri di April 2021 itu adalah dari klaster Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sebagai satu-satunya pintu masuk PMI dari negeri jiran Malaysia, kata Ansar membuat Kepri rentan terhadap virus tersebut. Terlebih, kendurnya pengawasan di pintu keluar Malaysia bagi para PMI tersebut.

“Karena kita banyak menemukan PMI yang membawa bukti negatif dari Malaysia, tetapi ketika di swab lagi di ternyata dia Positif. Ini harus ditangani dari hulunya dan dipastikan benar-benar negatif. Kalau bisa konsulat RI di sana (Malayisa-red) juga turun tangan memastikan betul hal itu tidak terjadi,” ungkapnya.

Hingga saat ini lanjut Ansar, jumlah PMI yang pulang ke Indonesia melalui Kepri sejak dilakukan pemulangan pada 18 Maret 2020 sampai 14 April 2021 sudah sebanyak 74.198 orang. Terbanyak masuk melalui Kota Batam sebagai PMI reguler. Sisanya melalui pintu pelabuhan Kota Tanjungpinang, bagi PMI deportasi dari negara Malaysia, termasuk sebagian dari Singapura.

“Sepanjang 2021 sudah 14.308 PMI yang kembali melalui Kepri. Dari jumlah itu 190 orang diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19 setelah tiba di Kepri,” ujarnya.

Atas hal itu, Ansar juga meminta pemerintah pusat membuka pintu alternatif pemulangan PMI selain Kepri. Serta memberikan bantuan kepada Pemprov Kepri dalam penanganan PMI yang harus menjalani karantina di Kepri.

“Alhamdulillah Pemerintah pusat merespon baik permintaan kita dengan membuka pintu masuk di Dumai dan Tanjung Balai Asahan. Bahkan, karantina mandiri juga sudah kita atasi dan perketat penjagaan oleh TNI dan Polri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas COVID-19 Kepri TS Arif Fadillah menyatakan, data kumulatif total kasus konfirmasi corona di Kepri hingga saat ini sebanyak 11.499 orang. Dari jumlah itu sebanyak 9.912 orang dinyatakan sembuh, 268 orang meninggal dunia. Sedangkan kasus aktif yang dirawat dan menjalani karantin sebanyak 1.319 orang.

“Maka kami imbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak,” imbaunya.

Penulis : Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...