Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Terdampak COVID-19, Omset Penjualan Kue Lebaran Turun Drastis

Home industri produksi kue lebaran yang digeluti Pauli (25) di Dabo Singkep. Pandemi Covid-19 di Lingga membuat omzet penjualannya turun drastis. (Foto: Aulia/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Lingga – Dampak Pandemi COVID-19 menyerang ke segala sendi kehidupan, khususnya kalangan pelaku usaha. Tak terkecuali di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Para pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah itu mengaku omzet penjualan turun drastis menjelang lebaran Idul Fitri ini.

Seperti dikeluhkan Pauli (25), seorang pengusaha home industri memproduksi kue lebaran kecil-kecilan. Biasanya, sebut Pauli, menjelang perayaan lebaran Idul Fitri pedagang kue lebaran banyak meraup keuntungan. Hal itu, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

‘’Namun tidak pada tahun ini. Dengan adanya wabah virus Corona omset penjualan menurun drastis,’’ keluh Pauli saat dijumpai Senin (3/5/2021).

Ia mengisahkan, sebelum Pandemi Covid-19 merebak, omset penjualan kue lebarannya terbilang lumayan.

‘’Kami bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan paket toples besar, yang diisi dengan berbagai jenis kue di dalam toples tersebut. Namun lebaran tahun ini tampaknya lesu,” ujarnya lirih.

Pauli mengaku tidak hanya berjualan di wilayah Dabo, namun sampai ke luar wilayah, tergantung banyaknya pesanan, tetap masih di seputaran Kepulauan Lingga.

“Per toplesnya saya jual seharga Rp175 ribu masih seperti yang dulu tidak ada kenaikan, sekarang daya minat pembeli sudah berkurang,” ujarnya.

Kondisi ini kontan berdampak pada usahanya. Dahulu karyawannya berjumlah 20 orang. Namun sekarang hanya tersisa 9 orang saja. Hal itu ia lakukan karena sudah tidak sanggup lagi memenuhi biaya operasional.

“Dahulu per hari saya bisa menghabiskan tepung adonan kue sampai 12-14 baki,1 bakinya itu 3 kilo. Sekarang untuk memproduksi 5 baki saja susah,” tuturnya, seraya menjelaskan selama pandemi Covid-19 ini, pihaknya belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Penulis: Aulia
Editor: Ogawa

Comments
Loading...