Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kepala Kesbangpol Kepri: Surat Edaran Gubernur Berjalan Efektif

*Arus Penumpang Moda Transportasi Laut di Kepri Turun Drastis.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepri, Ir H Lamidi MM

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpo) Provinsi Kepri, Ir H Lamidi MM, menyebut Surat Edaran (SE) Gubernur Kepulauan Riau Tentang Larangan Mudik berjalan efektif.

Pasalnya, dari hasil monitoring terhadap aktivitas pelayanan moda transportasi laut di Provinsi Kepri, Jumat (7/5/2021) terhadap arus penumpang mengalami penurunan yang sangat signifikan.

“Ini menunjukkan Surat Edaran Gubernur Kepri tentang larangan mudik berjalan dengan efektif. Kita akan terus monitoring dan evaluasi tentang arus mudik ini,” kata Lamidi, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, dari pemantauan yang dilakukannya telah terjadi penurunan angka perjalanan orang setelah diberlakukannya SE Gubernur Kepri Nomor 460 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Perjalanan Orang Selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dalam Rangka Mencegah Penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Kepri itu.

“Perjalanan orang yang menggunakan kapal fery dari Batam – Tanjungpinang dan sebaliknya turun sebesar 73 persen. Sementara perjalanan orang yang menggunakan speedboat dari Batam ke Tanjunguban dan sebaliknya turun 87 persen,” jelas Lamidi.

Hal tersebut, masih Lamidi, sangat berdampak untuk menekan perjalanan orang. Sehingga dapat menekan angka penyebaran Covid-19 yang lebih masif di wilayah Provinsi Kepri.

Khusus penumpang yang melakukan perjalanan ke kabupaten dan kota lainnya, seperti pelayanan ferry rute Batam-Tanjung Balai Karimun, saat ini masih belum beroperasi. Karena menunggu berlakunya penggunaan alat GeNose di Pelabuhan Domestik Kabupaten Karimun.

“Hari ini, (Sabtu/8/5/2021) alat genose itu dijadwalkan datang dan masih dalam proses pertemuan oleh Tim Laboratorium Kimia Farma Batam dengan pihak Pelindo untuk menempatkan pemasangan alat Genose di Pelabuhan Domestik di Karimun dan Batam,” ujar Lamidi.

Lebih lanjut Lamidi memaparkan, berdasarkan pemantauan di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) yang telah dilaksanakan pemeriksaan cek point oleh Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Kepri dan instansi yang terlibat di Pelabuhan SBP Tanjungpinang menunjukkan hanya 4 trip ferry dengan jumlah penumpang 260 orang.

”Sementara untuk kondisi normal biasanya untuk moda transportasi laut dengan alat angkut kapal ferry ada 8 trip dengan jumlah penumpang 960 orang dari Tanjungpinang ke Batam dan sebaliknya,” rincinya.

Sedangkan untuk pelayanan moda transportasi laut dengan speedboat dari Batam ke Tanjunguban dan sebaliknya yang biasanya 15 trip dengan jumlah penumpang 450 per hari tinggal 4 trip dengan jumlah penumpang 60 orang per hari.

Penulis: Redaksi
Editor: Ogawa

Comments
Loading...