Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Sebanyak 30 Orang PMI Yang Dideportasi Malaysia Ke Tanjungpinang Sakit

Seorang Ibu yag merupakan PMI yang dideportasi Malaysia, dibantu mengggnakan Kusri Roda saat tba di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang (Foto:Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Sebanyak 145 Warga Negara Indonesia Migran Korban Perdagangan Orang (WNI- MKPO) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan (deportasi) dari Malaysia melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa(11/5/2021).

Koordinator Pemulangan Kementerian Sosial Direktorat Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Peter M.Matakena, mengatakan dari data yang diperoleh sebanyak 146 orang TKI yang dideportasi.

“Namun sesuai manifes dan jumlah riil di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang hanya 145 orang yang dideportasi. Sementara 1 orang lagi batal diberangkatkan karena sakit,” kata Piter di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Piter memaparkan dari seluruh TKI yang dideportasi itu, 91 orang merupakan laki-laki, 53 orang perempuan dan 1 orang bayi.

Setelah sampai di Tanjungpinang, seluruh TKI ini dibagi dalam dua kelompok. Kedua kelompok itu adalah, yang terindikasi tidak sehat tetapi bukan terindikasi Covid-19 dan dan kelompok yang sehat.

“Dari jumlah itu 116 orang TKI kita ditempatkan di RPTC Seng garang, terdiri dari 72 orang laki-laki dan 43 orang perempuan,”ujarnya.

Sedangkan pada kelompok yang tidak sehat, akan ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT-BP2MI) Tanjungpinang.

“Jumlahnya ada sebanyak 30 orang, diantaranya 19 laki-laki dan 10 orang perempuan dan 1 bayi. Ke sejumlah TKI ini, tergolong rentan dan sakit, dan sakitnya apa kami kurang paham yang jelas bukan Covid-19,” paparnya.

Seluruh TKI yang dideportasi, ujarnya berasal dari daerah Sumatera, Kepri dan Jawa.

Dalam pemulangan ini, seluruh TKI sebelumnya juga dilakukan tes PCR baik dari Malaysia maupun sampai di Pelabuhan SBP Tanjungpinang oleh Dinas Kesehatan.

“KKP Tanjungpinang melakukan PCR selanjutnya menunggu hasil 4 hingga 5 hari dan mereka dikarantina,” ucapnya.

Sementara itu, untuk pemulangan ke daerahnya, masing-masing TKI belum diketahui kapan, karena masih mengikuti protokol kesehatan.

“Kita masih menunggu apakah harus karantina 14 hari, atau sudah keluar hasil PCR dipulangkan,” pungkasnya.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...