Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tes GeNos Mengular, Arus Balik di Pelabuhan SBP Tanjungpinang Membludak

*Warga Tidak Tahu SE Gubernur Wajib GeNos Bepergian *Pelayaran Mulai Normal Arus Balik dan Berangkat Capai 805 Orang

Arus Balik di Pelabuhan Sri Bintan Tanjungpinang Membludak, Sejumlah Penumpang menganteri di Ruang Tunggu Tes GeNos Pelabuhan Sri Bintan Tanjungpinang. (Foto:Roalnd/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Ratusan Penumpang arus balik dan kedatangan paska lebaran membludak di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP Tanjungpinang Selasa (18/5/2021).

Hal itu terlihat dari antrian panjang penumpang yang mengular di ruang tunggu tes GeNose Covid-19 keberangkatan Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Pantauan di lokasi, ratusan penumpang yang mau berangkat ke Batam, mengantri untuk melakukan tes GeNose Covid-19 hingga ke pintu masuk menuju pelabuhan SBP Tanjungpinang. Antrian panjang ini, disebabkan ruangan tunggu atau tempat duduk tes GeNose Covid-19 di pelabuhan itu sudah penuh dengan penumpang yang akan bepergian.

Akibat antrian panjang ini, seluruh petugas Gugus Covid-19 kota Tanjungpinang mulai dari TNI, dan Polri serta pihak terkait, melakukan pengaturan antrian penumpang yang akan di tes GeNose Covid-19.

Santi, salah satu penumpang warga Kijang kabupaten Bintan mengaku, telah mengantri lebih dari satu jam untuk mengikuti tes GeNose sebelum keberangkatan di pelabuhan itu, Namun hingga pukul 10 lebih tak kunjung siap.

“Saya mau ke Batam mengantar adik saya ini pulang, tapi dari tadi antrian tes GeNos ngak siap-siap” kata Santi setengah mengeluh.

Ia mengaku, jika sebelumnya tidak mengetahui kalau mau berangkat ke Batam masih harus dites GeNose atau Rapid Antigen, sebagaimana Surat Edaran pemerintah mengenai syarat bepergian.

“Kami tidak tahu SE larangan bepergian Gubernur diperpanjang, Sebelumnya kami tahu kalau larangan mudik sudah berakhir 17 Mei 2021 kemarin,” ucapnya.

Santi mengaku, mengetahui SE gubernur itu setelah mau berangkat dan melihat penumpang antri untuk mengikuti tes GeNose Covid-19 di Pelabuhan.

“Saya antri dari jam 10.30 WIB pagi tadi, sampai saat ini belum di tes GeNose,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali memperpanjang larangan Bepergian dalam menekan lojakan Positif Covid-19 di Kepri. Atas SE larangan bepergian itu, setiap warga yang mau berangkat, wajib mengikuti rapid test antigen atau GeNose yang melakukan perjalanan antar daerah dengan menggunakan transportasi laut, maupun udara.

Hal tersebut sesuai dengan surat edaran (SE) Gubernur Kepri nomor 469/SET-BTC 19/V/2021 tentang perubahan atas SE sebelumnya tentang ketentuan perjalanan dalam negeri dan internasional menggunakan transportasi umum dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 pada 17 Mei 2021.

Dalam SE itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, bagi para penumpang yang melakukan perjalanan antar kabupaten/kota dalam wilayah provinsi wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam.

Atau, melampirkan keterangan negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam, atau mendapatkan hasil negatif pada pengujian GeNose C-19 yang sampelnya diambil pada pelabuhan keberangkatan dan berlaku maksimal 1×24 jam.

Warga Tidak Tahu SE Gubernur Tentang Wajib GeNos Bepergian

Keselamatan Pelayaran Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang mengatakan, membludak dan terjadinya penumpukan penumpang arus balik dan berangkat di Pelabuhan SBP Tanjungpinang disebabkan ketidak tahuan warga atas perpanjangan Surat Edaran larangan bepergian Gubernur Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Pos Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Asep Gunawan, mengatakan untuk operasional transportasi kapal Feri mulai hari sudah mulai normal.

Tetapi berdasarkan Perpanjangan SE larangan bepergian Gubernur, setiap penumpang mau berangkat melalui pelabuhan SBP Tanjungpinang wajib melengkapi dokumen dan tes GeNose Covid-19 dengan hasil tes negatif.

“Kondisi ini penumpukan karena sebagian penumpang belum tau ada SE gubernur tentang perpanjangan larangan bepergian wajib Tes GeNos,” kata Asep, Selasa (18/5/2021).

Pelayaran Mulai Normal Arus Balik dan Berangkat Capai 805 Orang

Asep memaparkan untuk jumlah armada kapal laut dari Tanjungpinang ke Batam, saat ini ada 7 trip dan untuk antar pulau ada 6 kapal yang berlayar, diantaranya ke Moro, Sei Tenam, Jagoh dan lainnya.

“Kapal antar pulau MV.Putri Anggraini 01, Karunia Jaya 10, MV.Gembira 5 ,MV. Oceana Dragon 1, MV.Superjet 7, SB Nurkumalasari,” papar Asep.

Berdasarkan data yang diperoleh dari KSOP Tanjungpinang total jumlah penumpang yang berangkat dari Tanjungpinang ke Batam pada tanggal 17 Mei 2021 ada sebanyak 749 orang, Dari jumlah itu, 465 orang yang berangkat dan 284 yang tiba.

Sementara itu penumpang yang berangkat tujuan Batam pada 18 Mei 2021 sampai pukul 12.00 WIB, telah berjumlah 377 orang dan yang tiba sebanyak 428 orang, jumlah total 805 orang.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...