Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jelang Kunker Presiden ke Kepri, Angka Positif Covid-19 Meningkat 1.757 Kasus

Sejumlah warga terindikasi Positif Covid-19 melakukan uji Swab PCR di Mess Pemda Km VII Kota Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Tanjungpinang dan Bintan Provinsi Kepulauan Riau, kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah di Kepri terus meningkat, Selasa (18/5/2021).

Berdasarkan data satgas percepatan dan penanganan COVID-19 Kepri, Hingga Selasa 18 Mei 2021 jumlah positif Covid-19 kembali bertambah 164 kasus, dengan kasus aktif yang dirawat dan diisolasi berjumlah 1.757 orang.

Dengan penambahan ini, total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kepri sudah berjumlah 13.690 orang, dengan rincian penderita yang sembuh 11.629 orang, meninggal dunia 304 orang.

Dari 1.757 kasus aktif yang dirawat dan isolasi, di kita Batam sebanyak 589 orang, Tanjungpinang 433 orang, Kabupaten Karimun 193 orang, kabupaten Kepulauan Anambas 185 orang, Bintan 143 orang, Lingga 141 orang dan Natuna sebanyak 73 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Mohammad Bisri, mengungkapkan penambahan ratusan kasus positif Covid-19 di Kepri itu, merupakan cluster Lebaran, akibat lemahnya pengawasan dan kurang pedulinya masyarakat dalam menerapkan protokol Kesehatan.

“Peningkatan kasus terjadi di Tanjungpinang, Anambas, Natuna dan Lingga serta Karimun pasca Lebaran. Hal ini disebabkan kurangnya kepedulian masyarakat untuk menerapkan Protokol kesehatan serta pengawasan,” ujarnya.

Saat ini lanjut Bisri, sebagian besar ruang perawatan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kepri seluruhnya hampir penuh.

“Saat ini 24 rumah sakit yang siap melakukan perawatan pasien covid dengan perawatan isolasi dan standar serta 7 rumah sakit yang melakukan perawatan dengan kondisi pasien masuk dalam ICU hampir penuh,” kata Bisri.

Untuk rasio tempat tidur isolasi terpakai covid 19 di 24 rumah sakit tersebut seluruhnya hampir 100 persen, seperti RS Graha Hermine 100 persen, RS Soedarsono Darmosoewito 100 persen, RS Keluarga Husada Batam 100 persen, RSUD M Sani Karimun 90 persen, RS.Santa Elisabeth Batam Kota 90 persen dan RS Camatha Sahidya 87,5 persen.

Tidak hanya itu, juga di RS Bhakti Timah 83,33 persen, RS Awal Bros Batam 81,16 persen, RS Santa Elisabeth Sei Lekop 77,27 persen, RS Santa Elisabeth Batam 76,19 persen, RS Embung Fatimah Batam 72,72 persen, RSUD Tanjungpinang 71,43 persen, RS Harapan Bunda Batam 50 persen, RSU Budi Kemuliaan Batam 48, 39 persen, RSKI Galang 48,23 persen.

Sementara, rasio keterpakaian tempat tidur RS Bhayangkara Batam mencapai 42,86 persen, RSUD Ahmad Tabib 41,83 persen, RS BP Batam 40,91 persen, RSAL Tanjungpinang 30,30 persen, RSUD Palmatak 25 persen, RS Hj Bunda Halimah 23,81 persen, RSUD Tarempa 16,67 persen, RSUD Encik Maryam 12,50 persen, dan RSUD Engku Haji Daud 6,67 persen.

Sedangkan untuk rasio keterpakaian tempat tidur ICU di 7 rumah sakit di Kepri diantaranya RSKI 100 persen, RS Awal Bros 88,88 persen, RS Santa Elisabeth 87,5 persen, RS Badan Pengusahaan Batam 50 persen, RS Embung Fatimah 50 persen, RSUP Ali Tabib 42,5 persen, dan Rumah Sakit Engku Haji Daud 33,33 persen.

Bisri juga menekankan, hendaknya pemerintah daerah dan Satgas Covid-19 di masing-masing Kabupaten kota, terus melakukan pengawasan, dan sosialisasi Protokoler kesehatan, serta upaya percepatan progres Vaksinasi.

Sebagaimana diketahui, Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (19/5/2021) ini. Dalam kunker tersebut, Presiden rencananya akan melakukan sejumlah kegiatan di Ibu kota provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang.

Belum diketahui secara pasti, tentatif acara serta rangkaian kegiatan yang dilakukan Presiden Jokowi. Namun, Presiden Jokowi kabarnya akan meninjau langsung lokasi vaksinasi serta meninjau kawasan industri Lobam di Kabupaten Bintan.

Penulis: Ismail
Editor. : Redaksi

Comments
Loading...