Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Patroli Yustisi di Dabo Singkep, Tim Gabungan Dapati 11 Kedai Langgar Jam Operasional

Tim Gabungan dari Satpol PP dan Dishub Lingga, saat gelar operasi yustisi di Dabo Singkep, Kamis malam (20/5/2021). (Foto: Aulia/Presmedia.Id).

PRESMEDIA.ID, Lingga – Petugas Tim Gabungan dari unsur Satpol PP dan Dishub Lingga pada Kamis (20/5/2021) kembali melakukan patroli yustisi dipusatkan di Dabo Singkep.

Giat patroli dilakukan guna memastikan kepatuhan para pelaku usaha atas Instruksi Bupati Lingga Nomor 02 Tahun 2021 tentang jam operasional buka/tutup usaha di masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Lingga.

Kasi Ops Satpol-PP Kabupaten Lingga Abdul Manaf menjelaskan, hasil operasi didapati 11 pelaku usaha kedai kopi dan rumah makan, dinilai telah melanggar jam operasional buka dan tutup usaha sebagaimana Instruksi Bupati Lingga Nomor 02 Tahun 2021 tersebut.

”Operasi ini dilakukan untuk mengecek langsung kepatuhan pelaku usaha atas Instruksi Bupati Lingga tentang jam operasional buka/tutup usahanya. Ini juga dalam rangka menekan angka penyebaran Covid,” tutur Manaf.

Kegiatan yang juga diikuti oleh Kasi LLAJ Dishub Kab-Lingga, Adi Sutrisna serta 7 personil Satpol PP dan 6 personil Dishub itu menyisir rute patroli mulai dari Infelasemaen menuju Wisma Ria menuju Jalan merdeka.

Selanjutnya patroli dilanjutkan menuju Jalan Pelabuhan, Jalan Gergas, Jalan Pasar lama, Jalan Perusahaan, Jalan Kartini, Jalan Pahlawan dan kembali ke Pos Infelasemen.

“Ke 11 pelaku usaha kedai kopi dan cafe itu beroperasi di atas pukul 22:00 WIB. Ini artinya mereka tidak mengindahkan Instruksi Bupati Lingga Nomor 02 Tahun 2021 tentang jam operasional buka tutup usaha,” ujarnya.

Lebih jauh Manaf merincikan 11 pelaku usaha yang melanggar jam operasional tersebut antara lain, Cafe Dapur Melayu dan Kedai Kopi Jang di Jalan Merdeka, Cafe Thifa di Jalan Simpang Sakura dan Kedai Kopi Goleng di Jalan Pasar lama.

Selanjutnya, Cafe Depan Bank Riau, Cafe Laksamana dan Cafe Tinhill di Jalan Kartini, Kedai Kopi Melinda di Jalan Pahlawan. Juga Warung Bakso Beranak, Kedai kopi Tekopi dan Kedai kopi Lollipop semuanya berada di Jalan Pahlawan.

”Untuk saat ini mereka yang melanggar ini diberikan sanksi berupa teguran lisan agar mengindahkan Instruksi Bupati Lingga Tentang Jam Operasional Buka-Tutup Usaha tersebut,” terang Manaf.

Pada umumnya, lanjut Manaf, masyarakat Kabupaten Lingga mempunyai kesadaran yang tinggi dan merespon positif terkait kegiatan yang dilakukan guna mencegah menyebarnya Covid-19.

”Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Aparat Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mengimbau agar selalu menjalankan protokol kesehatan saat berada di tempat umum,” tutupnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Instruksi Bupati Lingga Nomor 02 Tahun 2021 bagi pelaku usaha rumah makan/restoran, kedai kopi dan cafe diberlakukan pembatasan pengunjung 50% dari jumlah kursi yang ada (1 meja 2 kursi) dan waktu operasional hingga jam 22.00 WIB.

Penulis: Aulia
Editor: Ogawa

Comments
Loading...