Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jadi Catatan BPK, PT Pelabuhan Kepri Akan Setor Pendapatan MV Lintas Kepri ke Kas Daerah

Kapal MV Lintas Kepri saat sandar di Pelabuhan Pulau Dompak, Tanjungpinang. (Foto: Istimewa/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pelabuhan Kepri, Azis Kasim Djou mengungkapkan, pihaknya akan segera menyetorkan dana pendapatan operasional usaha MV Lintas Kepri ke kas daerah.
Hal itu dilakukannya sebagai upaya tindak lanjut atas catatan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Atas Penggunaan APBD Pemprov Kepri Tahun Anggaran 2020.

”Dimana salah satu catatannya yakni PT Pelabuhan Kepri belum menyetorkan hasil pendapatannya ke kas daerah. Kalau memang rekomendasinya begitu, kami akan segera menindaklanjuti,” ujar Azis Kasim Jou saat dihubungi, Sabtu (22/5/2021).

Kendati demikian, lanjut Azis, sebelum menindaklanjuti rekomendasi itu pihaknya saat ini masing menunggu hasil audit internal PT Pelabuhan Kepri tahun 2020 yang saat ini masih berlangsung.

“Uang itu ada dan standby di rekening, kalau nanti hasil audit internal juga merekomendasikan itu (disetorkan), maka nanti tinggal kita sinkronkan,” katanya.

Dikatakannya, PT Pelabuhan Kepri sudah pernah menyetorkan hasil pendapatan dari MV Lintas Kepri sebesar Rp 3,4 miliar ke kas daerah. Pendapatan itu, merupakan hasil dari tahun 2018 sampai 2019.

“Nah, untuk tahun 2020 ada sekitar Rp 500 juta, nanti kalau kami setorkan maka jumlah yang sudah disetorkan dari MV Lintas Kepri sebesar Rp3,9 miliar,” jelasnya.

Pria yang juga merangkap jabatan sebagai Komisaris Umum (Komut) PT Pelabuhan Kepri ini menambahkan, untuk menjalankan kapal MV Lintas Kepri pihaknya selama ini bekerjasama dengan pihak ketiga sebagai operator kapal.
”Maka dari itu, selama ini pendapatan yang dihasilkan belum terlalu maksimal, karena harus diputar untuk biaya operasional kapal. Alasan kami memakai pihak ketiga, karena kalau dikelola sendiri SDM yang dimiliki tidak ada. Maka, kita gunakan pihak ketiga sebagai operator kapal,” tuturnya.

Untuk diketahui, MV Lintas Kepri merupakan salah satu kapal angkutan milik Pemprov Kepri hasil proses pengadaan barang/jasa tahun 2015 lalu dengan pagu dana sebesar Rp25,9 miliar.

Kapal tersebut kemudian dihibahkan kepada PT Pelabuhan Kepri menjadi aset usaha dan melayani rute Tanjungpinang-Lingga mulai 2017 lalu hingga saat ini.

Sebelumnya, Pemprov Kepri kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) APBD 2020.

Namun demikian, BPK juga memberikan sejumlah catatan yang harus diperbaiki dan ditekankan dalam pengelolaan keuangan APBD Kepri 2020. Di antaranya, belum disetorkannya pendapatan atas pengelolaan PT Pelabuhan Kepri dari operasional usaha MV Lintas Kepri tahun 2020.

Penulis : Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...