Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Alat Terbatas, Warga Keluhkan Antrian Panjang Tes GeNose di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban

Warga calon penumpang Pelabuhan ASDP Tanjung Uban tampak antre menunggu giliran tes GeNose, Minggu (23/5/2021). (Foto: Hasura/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Bintan – Adanya pemberlakuan wajib GeNose pada para calon penumpang mengakibatkan antrian panjang di Pelabuhan Roro ASDP Tanjung Uban pada akhir pekan, Minggu (23/5/2021) kemarin.

Apalagi alat pemeriksaan GeNose yang masih terbatas yaitu hanya tersedia dua unit ,mengakibatkan antrian tampak ‘mengular’. Kondisi ini kontan dikeluhkan warga masyarakat pengguna jasa penyeberangan terkait.

Salah satunya dilontarkan Budi (27), seorang yang akan menyeberang ke Batam dengan kapal roro. Ia mengatakan diwajibkannya tes GeNose, ditambah alat yang terpasang juga terbatas membuat antrean di pelabuhan ini panjang.

“Kami sampai sore baru dapat giliran cek GeNose. Untung masih ada kapal,” ujarnya, kemarin.

Dia bersama rekannya ingin ke Batam dengan menggunakan sepeda motor. Sehingga harus menumpangi kapal roro. Namun sebelum membeli tiket penumpang harus menjalani pemeriksaan GeNose.

Jika hasilnya negatif baru diizinkan membeli tiket. Kemudian juga bisa naik ke kapal Roro. Namun sebaliknya kalau positif tidak diizinkan.

“Alhamdulillah hasilnya negatif jadi sudah bisa beli tiket. Kapal sampai malam jadi masih bisa ke Batam malam,” sebutnya.

Salah seorang petugas yang ditemui di lokasi membenarkan jika antrian pemeriksaan GeNose cukup banyak karena ada keterbatasan alat.

Sejak pembatasan penyeberangan lebaran berakhir, kata pria ini, jumlah calon penumpang juga meningkat tajam. Namun pemeriksaan GeNose juga masih wajib sehingga antrian menjadi banyak.

“Kalau seperti ini ada tambahan kapal, seperti Jumat lalu kapal berangkat sampai pukul 19.00 WIB,” ucapnya.

Penulis: Hasura
Editor: Ogawa

Comments
Loading...