Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Lima Hari Setelah Perintah Presiden, Kasus Covid di Kepri Masih Tambah 215 Kasus

*Pasien Covid-19 Dirawat Sebanyak 2.016 Orang    

Presdien Joko Widodo saat berbincang dengan Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad dalam kunjunganya ke Kepri

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lima hari setelah diperintahkan Presiden menekan angka dan jumlah kasus positif Covid-19 di Kepri. Hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Kepri belum menunjukan penurunan.

Pada Minggu 24 Mei 2021, jumlah kasus positif covid di Kepri masih bertambah 215 kasus. Dengan penambahan itu, total kasus aktif positif Covid-19 yang dirawat dan di karantina di Provinsi Kepri saat ini mencapai 2.016 kasus.

Dari 2.016 pasien Covid-19 yang saat ini dirawat dan diisolasi, tersebar di 7 kabupaten kota, dengan jumlah kasus aktif terbanyak, 681 orang di kota Batam. Tanjungpinang sebanyak 407 orang, Karimun 285 orang, Anambas 254 orang, Natuna 147 orang, Lingga 124 orang, dan Bintan 118 orang. Sementara  untuk kasus meninggal dunia hingga saat ini sebanyak 319 orang.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengaku terus meminta semua pihak, agar ikut peduli dan proaktif dalam membantu pemerintah dalam program penanganan COVID-19.

Karena kata Ansar, keseriusan dan upaya apa pun yang dilakukan pemerintah, kalau tidak didukung dan terbangun sinergitas dan kerja sama antara semua pihak, upaya pencegahan Covid 19 tidak akan menghasilkan capaian yang maksimal.

“Kita minta Satgas Provinsi, Kabupaten dan Kota di Kepulauan Riau bergerak cepat. Tolong direspon dengan baik dan dengan pelayanan yang baik pula bila ada laporan tentang kasus Covid di masyarakat. Upaya Pencegahan terus kita lakukan, dan semua pihak harus serius bekerja di lapangan,” ungkapnya, Minggu (23/5/2021) kemarin.

Ansar juga mengatakan, untuk menangani dan menekan laju penyebaran Covid-19 di Kepri, memang perlu langkah-langkah aktif dan proaktif, tidak hanya dari sisi birokrasi namun juga cepat tanggap petugas di lapangan.

“Bila ada laporan kasus baru tentang Covid-19 dari masyarakat, Satgas di wilayah itu kita minta cepat lakukan swab tracing bagi keluarga dan orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien terduga Covid. Dan hasilnya harus secepatnya bisa diketahui sehingga bisa diambil langkah-langkah selanjutnya agar tidak terjadi penyebaran secara massif,” jelasnya.

Gubernur berharap agar para Bupati dan Walikota terus melakukan rapat koordinasi dengan Satgas Penanganan dan Percepatan COVID-19 untuk monitoring dan evaluasi.

“Dengan monitoring dan evaluasi maka persoalan sekecil apa pun bisa segera dicarikan solusinya. Persoalan COVID-19 sudah menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat dan daerah. Untuk itu, kita minta Bupati, Walikota dan kita semua juga serius mengambil langkah-langkah pencegahan agar angka COVID di Kepri bisa kita tekan seminimal mungkin,” tegasnya.

Di sisi lain Gubernur juga minta masyarakat untuk tetap patuh setiap anjuran yang sudah diberikan oleh pemerintah. Pola hidup sehat dengan menjalankan protokol kesehatan, menghindari kerumunan, program isolasi bagi pasien COVID serta vaksinasi juga harus dijalankan dengan baik oleh masyarakat.

“Tidak hanya itu, bagi masyarakat yang merasa ada gejala seperti COVID-19 segera lakukan swab dan hubungi petugas. Kalau masih juga lambat dalam penanganan, hubungi call centre Satgas yang ada agar bisa segera diambil tindakan,” tambahnya.

Sementara persoalan masyarakat yang dinyatakan positif COVID-19, Gubernur minta tiap kabupaten dan kota untuk menyediakan tempat khusus bagi program isolasi.

“Tempat khusus bagi isolasi pasien COVID-19 sangat penting saat ini, agar pergerakan mereka dapat dipantau langsung, agar tidak kontak dengan orang lain,” demikian Ansar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberi target dua Minggu pada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota di Kepri untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Hal itu juga diakui Ansar Ahmad. Dan atas hal itu, Ansar meminta kepada Bupati dan wali kota, agar bekerja cepat, cerdas dengan melakukan sejumlah inovasi.

Penulis:Ismail
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...