Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Angka COVID-19 di Kepri Terus ‘Meroket’, Tanjungpinang Mendominasi

*Angka kasus aktif di Kepri capai 14,10 persen melebihi angka nasional 5,2 persen.

Sekda Provinsi Kepri merangkap Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepri H TS Arif Fadillah. (Foto: Doc/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Enam hari pasca kunjungan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Kepri, angka COVID-19 bukannya mereda, namun justeru menunjukkan peningkatan angka yang signifikan setiap harinya.

Berdasarkan data Satgas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri, per tanggal 24 Mei 2021 kasus COVID-19 mengalami penambahan sebanyak 247 kasus.

Dengan rincian, Tanjungpinang 65 kasus, Batam dan Anambas masing 51 kasus, Lingga 43 kasus, Bintan 27 dan Karimun 10 kasus.

Dengan demikian, jumlah pasien aktif COVID-19 yang saat ini sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri sebanyak 2.102 kasus, serta korban meninggal dunia sebanyak 326 orang.

Ketua Harian Satgas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kepri, TS Arif Fadillah mengaku miris dengan kondisi belakangan ini.

Pasalnya, angka kasus aktif di Kepri jauh lebih tinggi dibandingkan nasional. Dengan perbandingan kasus aktif di Kepri kini mencapai 14,10 persen, sementara angka nasional hanya 5,2 persen.

“Untuk kasus sembuh juga lebih rendah yakni 83,71 persen dari angka nasional 92 persen,” ujarnya melalui rilis.

Ia melaporkan, saat ini seluruh wilayah sudah berstatus zona oranye. Sementara untuk tingkat ketersediaan tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di Kepri saat ini sebesar 56,64 persen.

Artinya, dari 35 ketersediaan rumah sakit se-Kepri, 24 ruangan diantaranya sudah terpakai untuk merawat pasien COVID-19.

Namun demikian, jumlah rumah sakit yang dipakai untuk merawat pasien COVID-19 itu, beberapa di antaranya sudah penuh. Bahkan, di atas 100 persen.

Itu di antaranya, RSU Santa Elisabeth Batam 128,26 persen, RSU Santa Elisabeth Kota Batam 102,89 persen, RSU Awal Bros Batam 139,39 persen, RSU Soedarsono Darmosoewito 100 persen, RS Keluarga Husada 100 persen, dan RSU Bhakti Timah 100 persen.

“Kapasitas tempat tidur yang kita punya 1.024 tempat tidur, sementara jumlah keterpakaian tempat tidur saat ini 387. Tempat karantina juga disediakan di 6 lokasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Kepri sempat menginstruksikan kepada Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dan jajarannya, seraya memberikan waktu dua pekan kepada Pemprov Kepri untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Kepri.

“Kemarin Pak Presiden sudah memberikan target ke kita, dalam waktu dua minggu ini angka COVID-nya harus mengalami penurunan. Kita harus bisa memenuhi target tersebut,” demikian Gubernur Kepri Ansar Ahmad, baru-baru ini.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...