Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Ambruk Dihantam Puting Beliung, Jembatan Kayu Desa Tanjung Irat Butuh Perhatian Pemerintah

Kondisi Jembatan Kayu Desa Tanjung Irat yang membutuhkan perhatian pemerintah itu. (Foto: Aulia/Presmedia.id).

PRESSMEDIA.ID, Lingga – Jembatan kayu di Desa Tanjung Irat, Sabtu (22/5/2021) pagi sekira pukul 03.00 WIB, ambruk setelah dihantam angin puting beliung.

Untuk itu, warga desa terkait meminta perhatian Pemkab Lingga guna memperbaiki atau merevitalisasi jembatan tersebut. Karena selama keberadaan jembatan itu dijadikan saran penghubung antara Desa Bakong dan Desa Langkap.

Hal itu seperti dilontarkan Ruslan (34) salah seorang pemuda Desa Tanjung Irat. Ia mengharapkan Pemkab Lingga memprioritaskan untuk pembangunan jembatan itu pada APBD Perubahan 2021 ini.

“Kami harapkan Bupati dan Wakil Bupati Lingga dapat memprioritaskan pembangunan jembatan di Desa Tanjung Irat pada tahun ini,” kata Ruslan, Selasa (25/5/2021).

Ruslan menilai, bila jembatan tersebut merupakan urat nadi masyarakat Desa Tanjung Irat serta masyarakat Bakong dan Langkap.

Ditambahkannya, beberapa waktu lalu jembatan yang memiliki ruang tunggu untuk para pemuda nongkrong di jembatan tersebut, dibangun pada 2013 lalu dengan swadaya masyarakat Desa Tanjung Irat.

Selanjutnya, jembatan tersebut juga diresmikan oleh mantan Wakil Bupati Lingga Abu Hasyim dan mantan Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Yulianus Poek pada tahun 2013 lalu.

Ruslan menjelaskan, masyarakat Desa Tanjung Irat sudah menunggu kurang lebih 7 tahun lamanya untuk proses pembangunan jembatan beton.

”Namun dari zaman kepemimpinan H Daria dan Abu Hasyim, Alias Wello dan Nizar, hingga Nizar dan Neko belum juga terealisasi,” ujarnya.

Penulis: Aulia
Editor: Ogawa

Comments
Loading...