Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejagung Kembali Sita Aset Tersangka Dugaan Korupsi ASABRI

Kejagung Kembali Sita Aset Tersangka Dugaan Korupsi ASABRI (Foto: Kapuspen Kejagung-RI)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kejaksaan Agung kembali menyita barang bukti tersangka HH, dalam dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana Investasi di PT.Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

Korupsi di tubuh AAsuransi Angkatan Bersenjata RI ini, diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 triliun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, mengatakan tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti.

Penyitaa ini milik Tersangka yang berhasil disita dalam perkara tersebut yakni aset-aset milik dan atau yang terkait Tersangka HH berupa 8 bidang tanah dengan luas sekitar 166.943 meter persegi yang terletak di Desa Keciput dan Desa Mentigi, Kabupaten Belitung.

“Penyitaan 8 bidang tanah di Kabupaten Belitung yang merupakan lapangan golf,” kata Leonard dalam rillis yang dikirim oleh Kasipenkum Kejati Kepri, Jendra Firdaus, Selasa(25/5/2021).

Dalam penyitaan ini telah mendapatkan penetapan ijin penyitaan dari Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpandan yang pada pokoknya memberikan ijin kepada Penyidik dari Kejaksaan Agung untuk melakukan penyitaan terhadap 8 bidang tanah tersebut.

Selain iitu berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpandan Nomor : 92 / Pen.Pid / 2021 / PN Tdn tanggal 10 Mei 2021, aset milik atau yang berkaitan dengan Tersangka HH yaitu:
1. Satu bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomor .00030/Desa Keciput seluas 16.813 meter persegi yang terletak di Desa Keciput dengan pemegang hak atas nama PT. Seribu Pulau Tropika.

2. Sbidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomor .00002/Desa Mentigi seluas 20.000 Meter persegi yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak atas nama PT. Membalong Pantai Lestari.

3. Satu bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomkr 00003/Desa Mentigi seluas 20.000 meter persegi yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak atas nama PT. Membalong Pantai Lestari.

4. Satu bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00004/Desa Mentigi seluas 30.130 meter persegi yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak atas nama Tan Drama.

5. Satyu bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00005/Desa Mentigi seluas 20.000 M2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak atas nama PT. Membalong Pantai Lestari.

6. Satu bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 00006/Desa Mentigi seluas 20.000 meter pesegi yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak atas nama Tan Drama.

7. Satu bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 00007/Desa Mentigi seluas 20.000 meter persegi yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak atas nama Tan Drama.

8. Satu bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00008/Desa Mentigi seluas 20.000 M2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. PT. Membalong Pantai Lestari.

Terhadap aset-aset para Tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya.

Penulis:Redaksi/Rilies
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...