Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejari Tanjungpiang Sebut, Tidak Ada Kaitan Doddy Saputra Dikorupsi BPHTB Tanjungpinang

*Kejati Kepri Evaluasi Penyidikan Korupi BPHTB Kejari Tanjungpinang

Kepala Seksi Pidana khusus Kejari Tanjungpinang Dasril (Foto:Roland/Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kejaksaan negeri Tanjunginang mengatakan, tidak ada keterlibatan ASN Pemko Tanjungpinang Doddy Saputra di dalam kasus korupsi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Badan Pengelolaan Pajak Dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Dasril mengatakan, Kasus Terdakwa Yudi Ramadhan yang saat ini disidangkan di Pengadilan berdiri sendiri, hingga penyidikan dan penuntutannya akan diselesiakan satu persatu.

“Untuk persoalan itu, tidak ada keterkaitannya dengan perkara terdakwa karena masing-masing berdiri sendiri,” kata Dasril pada PESMEDIA.ID, saat dikonfirmasi Rabu (26/5/2021).

Namun saat ditanya, terkait fakta persidangan bahwa oknum ASN Pemko Tanjungpinang Doddy Saputra dikatakan inspektorat, juga secara nyata ikut menyelewengkan pajak BPHTB Tanjungpinang berdasarkan penyelewengan prosedur yang mengakibatkan Rp.80 juta, yang tidak disetor ke Kas Daerah, Dasril mengatakan pihaknya terlebih dahulu menyelesaika satu persatu kasus terdakwanya dengan membuktikan perbuatan terdakwa Yudi Ramdahani.

“Kita selesaikan dulu satu-satu. Namun kita harus menunggu selesainya proses persidangan sampai putusan hakim. Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat juga ini masih yakin bahwa dakwaan terhadap terdkwa telah terbukti,” ucap Dasril.

Kasi Pidsus baru Kejaksaan negeri Tanjungpinang ini juga mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih konsentrasi dalam hal pembuktian perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa dan mengenai persoalan adanya fakta-fakta dalam persidangan, akan tindak lanjuti sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Dalam kasus ini masih banyak saksi yg akan dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang,” pungkasnya.

Kejati Kepri Evaluasi Penyidikan Korupi BPHTB Kejari Tanjungpinang

Ditempat terpisah Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Heri Setiyono melalui Assisten Intelijen (Asintel) Kejati Kepri Agus Sunaryo menyatakan, akan mengevaluasi penyidikan dan penuntutan Korupsi BPHTB di BP2RD Tanjungpinang.

“Nanti akan kami konfirmasi ke ke Kepala kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Karena, secara materil kejaksaan yang menangani adalah Kejaksaan negeri,” ujar Agus saat dikonfrimasi.

Sebelumnya, Inspektorat Pemerintah Kota Tanjungpinang mengatakan, kesalahan prosedur yang mengakibatkan korupsi pajak BPHTB di BP2RD kota Tanjungpinang, selain dilakukan Yudi Ramdhan juga dilakukan ASN BP2RD Tanjungpinang Doddy Saputra.

Oknum ASN Pemko Tanjungpinang Doddy Saputra, dikatakan inspektorat, juga secara nyata ikut menyelewengkan pajak BPHTB Tanjungpinang yang mengakibatkan Rp.80 juta dana BPHTB tidak disetor ke Kas Daerah.

“Selain terdakwa Yudi, kami juga memeriksa Dody Syahputra. Hasil pemeriksaanya sama, ikut menyelewengkan pajak BPHTB di BP2RD kota Tanjungpinang sebesar Rp.80 juta lebih,” ujar Marsos staf Auditor Isnpektorat kota Tanjungpinang di Pengadilan.

Terdakwa Yudi Ramdani, lanjutnya bekerjasama dengan Yudo Asmoro, staf Notaris Sudi SH, dalam mengkorupsi dana pajak BPHTB di BP2RD Tanjungpinang.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...