Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Diduga Cabuli Dua Anak Dibawah Umur, Polisi Buru Oknum Ustad, Lurah dan Karyawan Toko

Ilustrasi Gadis Depresi akibat pencabulan (Foto:Istimewa) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanjungpinang, hingga saat ini terus melakukan Penyelidikan dan Penyidikan dugaan pencabulan terhadap anak dibawah umur pada dua siswa SD dan SMP di Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Rio Reza Parindra mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pihaknya telah memeriksa dan meminta keterangan korban dan orang tuanya.

Dari keterangan yang diperoleh, pencabulan terhadap dua anak perempuan dibawah umur itu, telah berlangsung beberapa kali sejak 2020 sampai dengan 2021.

Pencabulan terhadap korban, pertama kali dilakukan oleh oknum ustad yang tidak lain adalah guru ngajinya di Pesantren.

“Dari pengakuan kedua korban, oknum ustad ini sudah berkali-kali mencabuli korban. Kemudian dilanjutkan oleh oknum Lurah, serta satu orang Karyawan toko,” ujar Rio tanpa merinci nama masing-masing pelaku, Kamis (27/5/2021).

Terhadap perlakuan oknum Lurah lanjutnya, diawali ketika kedua korban bercerita atas perlakuan pencabulan yang dilakukan oknum ustad kepadanya. Oknum Lurah sendiri adalah masih keluarga korban. Namun ditengah “curhatan” anak dibawah umur itu, oknum Lurah “Bejat” ini juga mengambil kesempatan dan dengan bujuk rayu menggagahi korban.

“Oknum lurah ini malah mencabuli kedua korban, Bahkan sudah 16 kali korban dicabuli oleh oknum Lurah ini,” sebut Rio.

Sementara itu, untuk pelaku karyawan toko dikatakan korban 8 kali mencabuli keduanya.

“Jadi pelakunya ada 3 orang, dan korbannya dua anak dibawah umur, yang digilir ketiga terduga pelaku secara berkali-kali dan dalam waktu yang berbeda-beda,” sebutnya.

Terduga Pelaku Segera Ditangkap

Rio Reza juga mengatakan atas laporan korban, saat ini Satreskrim Polres Tanjungpinang sedang melakukan penyelidikan. Dan korban juga sedang dilakukan Visum.

“Kalau alat bukti itu sudah lengkap, dalam waktu dekat kami akan lakukan penangkapan terhadap terduga pelaku,” ujarnya.

Sebelumnya orang tua korban anak dibawah umur ini, melaporkan dugaan pencabulan terhadap anaknya yang diduga dilakukan oleh oknum Ustad, Lurah dan pekerja toko ke Polres Tanjungpinang.

Oknum lurah itu dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap dua orang anak berumur 11 tahun dan 13 tahun yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Orang tua korban mengaku, anakanya dicabuli juga oleh melaporkan oknum Ustad dan karyawan toko. Kedua korban, merupakan sepupu dari pelaku oknum lurah dan karyawan toko tersebut.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...