Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Cabuli Anak Dibawah Umur, Lurah dan Ustad di Tanjungpinang Ditetapkan Tersangka

Kapolres Tanjungpinang saat melakukan Rilis Penetapan Tersangka pencabulan Lurah dan Ustad di Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lurah Tanjungpinang Kota Er (40) dan ustad (guru agama) Rz (31) resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap dua orang anak dibawah umur.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mengungkapkan kronologi kejadian berawal pada saat korban berinisial Bunga (13), bercerita kepada pamannya yang tidak lain adalah oknum lurah, pada pukul 05.30 WIB, tanggal 24 Apri 2021 lalu.

Pada saat itu, sambil menonton TV korban bercerita di rumah tersangka Er bahwa korban, pernah dicabuli oleh Rz guru agama di Sekolah Dasar (SD) tempat korban bersekolah.

Mendengar cerita itu, pelaku bukanya berempati dan berinisiatif melaporkan kejadian yang dialami keponakan itu, Tetapi, malah mencabuli korban dibawah ancaman.

“Korban dicabuli pelaku saat menginap dirumah tersangka Er, saat bercerita pernah dicabuli Gurunya. Kemudian pelaku juga mencabuli korban serta mengancam untuk tidak memberitahu kepada istrinya,” ungkap Fernando saat press rilis didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra dan Kasubag Humas, Iptu Suprihadi di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu(29/5/2021).

Lebih lanjut, Fernando mengungkapkan kejadian pencabulan dan persetubuhan itu berlangsung hingga saat ini dan akhirnya timbul kecurigaan dari istri tersangka terhadap kelakuan korban, Sehingga istri tersangka mengecek handphone korban dan diketahui bahwa ada pesan singkat bernada seksual antara korban dan tersangka.

“Akhirnya, korban bercerita kepada istri Tersangka, bahwa telah 15 kali dicabuli oleh oknum lurah ini dari tahun 2020 sampai 2021,” ungkap lagi.

Mendengar kejadian itu, kemudian orang tua korban, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tanjungpinang.

Dari penyelidikan dan penyidikan, yang dilakukan Polisi dan berdasarkan alat bukti korban mengakui perbuatanya.

Sedangkan tersangka Rz yang merupakan ustad dan guru mengaji, juga ditetapkan Tersangka atas pencabulan yang dilakukan terhadap anak dibawah umur tersebut.

Tersangka Rz yang merupakan Ustad dan guru agama itu, ditangkap di jalan Perumahan Griya Puspandari Asri KM 12 Arah Kijang Kota Tanjungpinang sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis (27/5/2021) lalu.

“Sedangkan lurah Er datang menyerahkan diri sendiri ke Mapolres Tanjungpinang,” sebutnya.

Dari penyidikan yang dilakukan Polisi, Tersangka Rz juga mengakui perbuatannya yang mencabuli korban di rumahnya pada 2019 lalu.

Kronologis kejadian, berawal pada saat tersangka menghubungi korban (Anak dibawah umur-red) dan mengatakan akan mengantarkan korban ke rumah temannya di belakang Swalayan Pinang Lestari Km 9 Tanjungpinang.

Namun ketika saat itu membawa korban, di perjalanan Pelaku Rz tidak membawa korban ke rumah temannya di Km 9 melainkan membawa korban ke rumahnya.

“Saat itu, Pelaku menyuruh korban untuk masuk ke dalam rumah. Dan di dalam rumahnya pelaku menyetubuhi korban sebanyak 1 kali,” ucap Fernando.

Atas perbuatanya Er san Rz saat ini ditetapkan tersangka dan dijerat dengan pasal 82 ayat 1 Undang -Undang RI nomor 17 tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak.

“Untuk proses hukum lebih lanjut, saat ini keduanya ditahan,” sebutnya.

Penulis:Roland
Editor. : Redaksi

Comments
Loading...