Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Terjerat Kasus Cabul, Lurah Tanjungpinang Kota Dicopot

Prosesi Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Eselon III dan IV di Lingkup Pemko Tanjungpinang, berlangsung di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang, Rabu (2/6/2021). (Foto: Istimewa/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mencopot ER (40) dari jabatannya sebagai Lurah Tanjungpinang Kota digantikan dengan Ima Rosida.

Pencopotan ER dari jabatan lurah ini, sebagai tindak lanjut penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang atas kasus pencabulan anak di bawah umur baru-baru ini.

Ima Rosida, sebelumnya menjabat sebagai Analisis Penyuluh dan Layanan Informasi pada Sub Bagian Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Walikota Tanjungpinang Nomor 341 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang dilaksanakan di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang, Rabu(2/6/2021).

“Pelantikannya dilaksanakan barusan pagi ini,” singkat Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjungpinang, Said Zainal Arifin saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID.

Berdasarkan Surat Keputusan Walikota Tanjungpinang nomor 341 tahun 2021 itu ada sebanyak 24 orang yang dilantik mulai dari Eselon 3, dan Eselon 4.

Sebelumnya, Lurah Tanjungpinang Kota, Tersangka ER mengaku hanya 4 kali mencabuli korban NH (13) yang tidak lain adalah keponakannya.

Hal itu dikatakan Tersangka ER setelah kasus pencabulan yang dilakukan dibongkar dan diketahui istrinya, dan oleh ibu korban, melaporkan perbuatan bejatnya tersebut ke Polres Tanjungpinang.

Sebelumnya, Penyidik Polres Tanjungpinang menetapkan Lurah Tanjungpinang kota ER dan Ustad RZ di Tanjungpinang sebagai tersangka pencabulan anak di bawah umur.

Dengan muka sedih dan tertunduk malu, ER juga mengaku sebagai Lurah Tanjungpinang Kota sudah menyesali perbuatannya dan akan bertobat.

Penulis: Roland
Editor: Ogawa

Comments
Loading...