Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Sambil Menangis, Residivis AS Mengaku Jualan Narkoba untuk Bayar Kontrakan

*Satres Narkoba Bekuk Pelaku Penjual dan Pengguna Narkoba

Polres Tanjungpinang saat ekspose penangkapan dua tersangka narkoba berinisial T dan AS di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (3/62021).(Foto: Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang, membekuk dua orang tersangka pelaku pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu berinisial AS dan T. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda di Tanjungpinang, belum lama ini.

Tersangka AS belakangan diketahui seorang residivis kasus sama tahun 2015 dengan vonis 4 tahun penjara.

Kasubag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Suprihadi mengungkapkan, kepada awak media, Kamis (3/6/2021), mengungkapkan, berawal dari informasi dari masyarakat, Kamis (27/5/2021) silam, ada seorang laki-laki yang sering mengedarkan dan menjual narkoba jenis sabu-sabu.

Berdasarkan informasi itulah sebut, Suprihadi, kemudian anggota Satnarkoba Polres Tanjungpinang langsung melakukan penyelidikan.

”Dengan diketahui ciri-ciri seperti tersangka sehingga dilakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial T di rumahnya Jalan Hanjoyo Putro KM 9 Kota Tanjungpinang, pukul 15.00 WIB. Saat digeledah ditemukan 0,3 gram sabu-sabu di rumahnya,” ujar Suprihadi.

Selanjutnya tersangka berinisial T dibawa ke Mapolres Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan, sehingga mengaku bahwa narkoba itu dibeli dari pelaku berinisial AS.

Hingga akhirnya, pada hari itu juga dilakukan penangkapan terhadap pelaku AS di rumahnya di Perumahan Air Raja Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang.

“Ditemukan di rumahnya AS sabu-sabu seberat 0,26 yang dibungkus plastik bening, alat hisap sabu (boong), timbangan digital, dan satu bundel plastik,” papar Suprihadi.

Di tempat yang sama, tersangka AS mengaku pernah terjerat kasus yang sama di tahun 2015 dengan hukuman 4 tahun penjara. Ia juga mengaku mengulangi perbuatannya ini karena faktor ekonomi, yaitu tidak memiliki uang untuk membayar kontrakan.

“Saya jual sabu untuk bayar kontrakan sudah dua bulan menunggak. Saya tinggal dengan anak dan istri,” kata AS sambil menangis.

Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 1 juncto 112 ayat 1 juncto pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun.

Penulis: Roland
Editor: Ogawa

Comments
Loading...