Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ansar Tegaskan OPD Pemprov Kepri Dilarang Terima Tenaga Honorer

*Seluruh tenaga honorer akan diinventarisir kembali.

Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad. (Foto: Dokumentasi/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kepri, agar tidak lagi menerima tenaga honorer atau tenaga harian lepas (THL).

Menurutnya, jumlah THL yang ada saat ini di lingkungan Pemprov Kepri sudah terlalu banyak. Oleh karena itu, Tenaga honorer dan THL yang ada saat ini harus dimaksimalkan.

“Saya sudah surati para OPD agar jangan ada lagi menerima THL,” tegasnya saat ditemui di Kantor DPRD Kepri, Senin (7/6/2021).

Kendati demikian, Ansar menyebut, penerimaan THL atau tenaga honorer boleh saja dilakukan jika dalam keadaan mendesak. Semisalnya, ada kebutuhan lowongan yang memungkinkan dibukanya kembali penerimaan tenaga harian tersebut.

Seperti dalam waktu dekat ini, pihaknya akan membuka lowongan 30 orang THL untuk tenaga kebersihan. Lowongan ini dibuka untuk mengisi tenaga kebersihan yang ditempatkan di UPTD kebersihan pusat pemerintahan Pulau Dompak.

“Kalau untuk 30 tenaga kebersihan ini diperlukan. Karena, THL ini yang bertugas menjaga kebersihan pusat pemerintahan ini. Dalam waktu dekat akan kita buka,” terangnya.

Tenaga Honorer Akan Diinventarisir.

Ia mengatakan, ke depan pihaknya juga akan menginstruksikan seluruh OPD untuk menginventarisir seluruh tenaga honorer dan THL yang masih atau tidak bekerja lagi di instansinya masing-masing.

Hal tersebut bertujuan, untuk mencegah adanya tenaga honorer dan THL sudah tidak aktif lagi, namun masih menerima gaji dari Pemprov Kepri.

“Kita sisir nanti, mana yang tidak aktif atau kinerja tidak optimal maka akan kita nonaktifkan. Ini juga berlaku pada PNS,” pungkasnya.

Penulis : Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...