Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Terbukti Bunuh Janda, Terdakwa Hendra Dituntut 12 Tahun Penjara

Sidang Virtual kasus pembunuhan Janda, di PN Tanjungpinang, Jaksa Tuntut Terdakwa Hendra 12 Tahun Penjara.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Terdakwa Hendra Syahputra Lubis pelaku pembunuhan seorang janda korban Alm Reni Marika dituntut 12 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andriansyah SH di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (8/6/2021).

Dalam tuntutannya, Jaksa menyatakan, terdakwa terbukti bersalah menghilangkan nyawa orang yang disertai dengan kekerasan, sebagaimana dakwaan kedua pasal 365 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KHUP).

“Atas perbuatannya, meminta kepada majelis Hakim agar menghukum terdakwa dengan hukuman 12 tahun penjara,” kata Ardiansyah saat membacakan tuntutanya pada persidangan yang digelar secara virtual di PN Tanjungpinang Selasa (8/6/2021).

Atas tuntutan JPU itu, terdakwa yang didampingi Penasehat Hukumnya menyatakan keberatan dan akan mengajukan pembelaan (Pledoi) secara tertulis.

Majelis Hakim PN Tanjungpinang yang diketuai Boy Syailendra, didampingi Hakim anggota, Awani Setiyowati dan Sacral Ritonga  menyatakan, menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda pembacaan pembelaan dari terdakwa.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum mendakwa terdakwa dengan Pasal 339 KUHP dalam dakwaan pertama dan dakwaan kedua melanggar pasal 365 KUHP tentang kejahatan pembunuhan berencana yang dibarengi dengan perencanaan.

Perbuatan pembunuhan yang dilakukan terdakwa Hendra Syahputra Lubis, terhadap korban, berlangsung di rumah korban di Jalan Wr.Supratman Km 8 Tanjungpinang pada Senin (11/1/2021) lalu.

Pembunuhan itu direncanakan ketika terdakwa berbelanja di warung milik saksi Nuril Mustaqim yang berada di depan cafe Payung Jalan WR Supratman Kota Tanjungpinang sekitar 10 Januari 2021. Pada saat itu terdakwa mengatakan kepada saksi Nuril, bahwa rumah korban gampang dimaling.

Selanjutnya keesokan harinya, sekitar pukul pukul 02.00 WIB, Senin (11/1/2021), terdakwa mendatangi rumah korban Reni Marika (Alm) yang terletak di Jalan WR.Supratman KM 8 Kelurahan Melayu Kota Piring Tanjungpinang.

Dengan membawa 1 buah obeng bunga, selanjutnya terdakwa mencongkel jendela rumah korban dan membuka teralis jendela untuk masuk ke dalam rumah. Setelah didalam, Terdakwa langsung naik ke lantai 2 melalui tangga. Saat berada di lantai 2, terdakwa menuju ke pintu sebelah kanan kamar korban. Terdakwa saat itu langsung masuk ke dalam kamar korban dan melihat korban sedang tidur berselimut dengan posisi terlentang.

Didalam kamar, selanjutnya terdakwa mengambil sejumlah barang milik korban seperti, Laptop satu 1 unit Handphone Merk OPPO A92 Warna Biru Putih.

Namum ketika terdakwa mengambil sejumlah barang itu, Terdakwa menginjak sebuah kantong plastik yang menimbulkan suara berisik dan menngakibatakan korban terbangun.

Ketika korban melihat terdakwa, saat itu juga korban berteriak minta tolong. Dan karena perbuatannya diketahui korban, terdakwa saat itu langsung mencekik leher korban dengan menggunakan tangan.

Korban yang saat itu berusaha melawan, dengan cara menusukkan pisau yang diambil korban,  berhasil ditepis terdakwa dengan tanganya. Selanjutnya terdakwa kembali merebut dan mengambil pisau dari tangan korban.

Setelah berhasil merebut pisau dari tangan korban, selanjutnya terdakwa membuang pisau tersebut ke sebelah kanan. Selanjutnya, terdakwa menelungkupkan tubuh dan mencekik leher korban dengan tangan kiri sampai akhirnya korban tidak melakukan perlawanan. Terdakwa, baru melepaskan tangannya dari leher korban setelah memastikan korban sudah tidak bernafas lagi.

Setelah menghabisi korban, selanjutnya terdakwa membersihkan darah di tangan dan mulut korban. Kemudian korban mengambil sejumlah barang dan meninggalkan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...