Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejari Tanjungpinang Terima Tiga SPDP Tersangka Cabul dari Polres

*Tiga SPDP Tersangka Mantan Lurah, Ustad dan Karyawan Toko Emas

Kepala Sekdi Pidana umum  Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Sudiharjo (Foto:Roland/Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah menerima tiga Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) tersangka pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur yang disidik Polres Tanjungpinang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang Sudiharjo mengatakan, ke SPDP itu atas nama tersangka Erwan (terduga pelaku pencabulan mantan oknum Lurah kota Tanjungpinang), kemudian Tersangka Zaki (terduga pelaku pencabulan oknum Ustad) dan Tersangka Erwin (Terduga pelaku pencabulan karyawan toko) di Tanjungpinang.

“Untuk kasus Pencabulan anak dibawah umur, ada 3 SPDP yang kami terima dari Polisi, atas nama tersangka Erwan, Zaki dan Erwin,” kata Sudiharjo saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID, Selasa (8/6/2021).

Didalam SPDP yang dikirimkan Polisi lanjut Sudiharjo, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 81 Undang -Undang RI nomor 17 tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak.

Dan atas Penerimaan SPDP itu, Kejaksaan juga telah menunjuk Jaksa Peneliti yang akan menerima BAP Perkara pencabulan anak dibawah umur tersebut.

“Jaksa peneliti dan Penuntut Umumnya juga sudah kami tunjuk,” ujarnya tanpa menyebut nama.

Sebelumnya, Polres Tanjungpinang telah menetapkan 3 tersangka kasus pencabulan terhadap korban anak dibawah umur.

Dalam kasus pencabulan ini, ke tiga tersangka melakukan pencabulan sejak 2019 hingga 2021. Terbongkar kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur ini, berawal dari kecurigaan Istri salah seorang pelaku, yang mendapati Cheat bernada seksual di Handphone korban.

Atas kecurigaan itu, selanjutnya korban menceritakan apa yang dialaminya. Mendapat cerita itu, selanjutnya ibu korban melapor ke Polres Tanjungpinang.

Dari penyidikan Polisi, ternyata korban yang merupakan anak dibawah umur ini, telah dicabuli guru sekolahnya sejak 2019 lalu. Derita anak itu kembali berlanjut dengan ulah bejat mantan Oknum Lurah, yang juga mencabuli korban, demikian juga karyawan toko emas yang juga ikut menggagahi korban.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi       

Comments
Loading...