Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pergub Tunggu Ditandatangan, Kuota Zonasi PPDB SMA Tahun Ini 65 Persen

Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau Dr Muhammad Dali MPd. (f-ismail-presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Muhammad Dali, mengungkapkan pihaknya telah telah membuat rancangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 tingkat SMA/SMK/sederajat.

Menurutnya, masih sama dengan tahun sebelumnya PPDB tahun masih mengutamakan sistem zonasi.

“Rancangannya sudah siap, kita masih menunggu Pergub. Kemungkinan satu atau dua hari kedepan sudah ditandatangani,” ungkapnya, Rabu (9/6/2021).

Ia menjelaskan, sesuai dengan rancangan yang telah dibuat formasi zonasi pada PPDB tahun ini sebesar 65 persen, formasi prestasi sebesar 15 persen, afirmasi 15 persen dan perpindahan sebesar 5 persen.

”Untuk calon peserta didik yang menggunakan zonasi akan disesuaikan jarak antara alamat yang sesuai dengan Kartu Keluarga dan sekolah yang diukur melalui GPS pada pendaftaran online,” terang Dali.

Sementara untuk jalur prestasi, diterangkan Dari, setiap calon siswa yang mendaftar wajib memenuhi kriteria nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Untuk prestasi non akademis, melampirkan sertifikat prestasi mulai dari OSN, O2SN, FLS2N.

“Sedangkan, yang menggunakan jalur afirmasi wajib melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat,” ujarnya.

Untuk diketahui, PPDB Tingkat SMA/SMK/sederajat se-Kepri mulai dibuka pada 28 Juni sampai 2 Juli 2021 mendatang. Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, PPDB tingkat SMA/SMK/sederajat kali ini masih menerapkan sistem berbasis daring untuk tahapan administrasi.

Kemudian, untuk verifikasi faktual-nya diserahkan ke sekolah masing-masing secara langsung. Sementara, untuk daya tampung siswa SMA/SMK/sederajat dalam PPDB tahun 2021 ini di Provinsi Kepri sekitar 29 ribu siswa.

Jumlah tersebut, sudah termasuk sekolah negeri dan swasta. Sementara dari data yang dihimpun Disdik Kepri, jumlah siswa SMP yang lulus dan akan melanjutkan ke jenjang SMA sekitar 33 ribu siswa.

“Sisanya kita arahkan sekolah yang dapat menampung lebih. Karena, tahun ini sudah ada beberapa sekolah yang dapat izin operasional, penambahan RKB (Ruang kelas Baru), kemudian ada juga beberapa sekolah yang baru kita buka di Batam,” demikian Dali.

Penulis : Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...