Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ahli IT Sebut Hanya Terdakwa Yudi Super User di Aplikasi Online BPHTB

Sidang Korupsi BPHTB, Saksi Ali IT sebut Hanya Yudi di PN Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Ahli Information Technology (IT) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, I Gede Hengky Mahendra, menyebut, terdakwa Yudi Ramadhan sebagai satu-satunya super user pada aplikasi BPHTB online milik Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tanjungpinang.

Hal itu dikatakan I Gede Hengky Mahendra, saat memberikan keterangan sebagai saksi pada sidang lanjutan kasus dugaan korupsi penyelewengan pajak BPHTB dengan terdakwa Yudi Ramdhani yang berlangsung virtual di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu(9/6/2021).

Hengky yang juga menjabat sebagai Staf Direktorat Sistem Informasi UPI itu mengatakan, bahwa dirinya tidak mengenal terdakwa, tetapi mulai mengenal terdakwa sejak ada pekerjaan pembuatan sistem BPHTB online dalam bentuk aplikasi.

“Saya sampai dua kali diperiksa penyidik di Bandung terkait dugaan korupsi BPHTB di Tanjungpinang ini,” kata Hengky.

Hengky menyampaikan pada awalnya ia membuat aplikasi BPHTB ini berdasarkan kegiatan yang sudah berjalan secara ofline, kemudian semua berkas-berkas data menjadi digital.

Ia juga bercerita sebelum menjadi staf di UPI dirinya berkerja di salah satu perusahaan swasta dengan jabatan Manager IT. Pada saat itu, terdakwa menghubunginya untuk bertemu di salah satu hotel di Bandung.

Pada saat di hotel itulah saksi ini bertemu terdakwa Yudi bersama dengan Rianto Kabid BPHTB di DPPKAD Tanjungpinang.

“Kami ditawari untuk membuat sistem online BPHTB, waktu itu sempat saya tolak,” katanya.

Kemudian setelah itu, terjadilah MoU antara UPI dengan Pemko Tanjungpinang, yang ditandatangani langsung Rektor UPI dan Walikota Tanjungpinang.

Karena dirinya orang teknis, sehingga banyak mengurus teknis. Begitupun dalam proses pembuatan saksi membaginya ke dalam user grup, di antaranya grup DPPKAD, Operator BPHT, Notaris, termasuk sistem pembayarannya.

Hengky menambahkan, komunikasi terkait pembuatan aplikasi ini, selalu dengan terdakwa. Masing-masing notaris memiliki user name dan pasword yang hanya bisa dibuka di area kantor DPPKAD Tanjungpinang yang sekarang berubah nama menjadi BP2RD Tanjungpinang.

“Super User-nya hanya satu terdakwa saja (Yudi-red), di situ yang saya tahu terdakwa saja. Dan yang ditunjuk dari DPPKAD Super User terdakwa dan dia juga yang meminta,” pacarnya.

Hengky juga menambahkan yang berkuasa penuh di sistem itu dan melihat menu-menu di super user itu ada semua. Artinya, username password yang membuat super user. Dan semua kewenangan itu semua ada di super user.

Namun di dalam persidangan terdakwa Yudi membantah keterangan saksi bahwa dirinya sendiri yang meminta untuk menjadi Super User.

Selain saksi Hengky, saksi lain yang dihadirkan di antaranya, Asman, Inspektur Pembantu Bidang 3 Inspektorat Tanjungpinang dan Hafni Ferdian, Ahli Digital Forensik KPK.

Sebelumnya diberitakan, Inspektorat Pemerintah Kota Tanjungpinang mengatakan, terdakwa Yudi Ramdani bekerjasama dengan Yudo Asmoro staf Notaris Sudi SH, dalam mengkorupsi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Badan Pengelolaan Pajak Dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) kejaksaan negeri Tanjungpinang, mendakwa terdakwa Yudi Ramadhan dengan dakwaan berlapis, melanggar pasal 2 Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam dakwaan Subsider, JPU juga mendakwa terdakwa dengan pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jaksa menyatakan,terdakwa yang tidak memiliki tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dalam pemungutan pajak BPHTB di BP2RD Kota Tanjungpinang, turut bekerja melakukan pemungutan dan penginputan data dan administrasi Wajib Pajak BPHTB serta menerima pembayaran-pembayaran dana BPHTB dari wajib pajak yang dititipkan melalui notaris Sudi.

Penulis:Roland
Editor :Ogawa

Comments
Loading...