Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Ketua DPRD Lingga Sebut, Rekannya Ketua Komisi I di Dewan Bicaranya Ngawur

Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad Nasiruddin. (Foto: Aulia/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Lingga – Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad Nasirudin menilai pernyataan Roni Kurniawan selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, hanya ngawur atau hanya asal bicara tanpa melihat fakta sebenarnya.

Hal itu dikatakan Nasiruddin menyusul pernyataan dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga Roni Kurniawan yang menuding bahwa Ketua DPRD Kabupaten Lingga menarik surat undangan RDP kepada BKD Kabupaten Lingga, dan meskipun begitu pihaknya tetap melakukan RDP meski tanpa seizin dari Ketua DPRD Kabupaten Lingga.

“Itu bicara asal bunyi alias asbun atau ngawur, faktanya tidak seperti itu. Saya punya bukti-bukti dan itu jelas ada kesalahan fatal dari surat yang dikirim,” ujar Nasirudin, kemarin.

Nasirudin menjelaskan, ada beberapa kesalahan dalam surat tersebut salah satunya adalah tanggal surat tersebut dibuat tanggal 31 Mei 2021. Sementara penundaan beberapa SK PTT dan THL di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga, baru diketahui dan menguak ke publik pada tanggal 02 Juni 2021.

Kemudian dalam surat tersebut, dirinya selaku ketua DPRD Lingga tidak pernah sama sekali menandatangani surat permintaan RDP tersebut kepada BKPP Kabupaten Lingga, namun anehnya dalam surat pertama tersebut terdapat tanda tangan ketua DPRD Kabupaten Lingga.

“Jadi saya tidak menarik surat tersebut, hanya saya mempertanyakan kepada pihak sekretariat kenapa ada tanda tangan saya di surat itu, sementara saya sendiri tidak pernah menandatanganinya, karena saat itu saya sendiri sedang berada di luar daerah,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga tidak pernah diberi tahu tentang rencana RDP tersebut, dan baru mengetahui tentang adanya jadwal RDP setelah salah satu kepala OPD Kabupaten Lingga menelponnya.

“Prosedurnya nota dinas itu diketahui oleh ketua, sebelum diserahkan ke dinas tapi saya malah tidak tahu, apalagi menandatanganinya, bahkan saya tanya ke sekretariat dan justeru mereka mengatakan surat itu dibuat atas perintah Ketua Komisi I,” sebutnya.

Atas kejadian tersebut Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, akan mencari penyebab terbitnya surat yang tidak pernah ditandatanganinya tersebut.

Sebelumnya diberitakan di beberapa media, bahwa Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga Roni Kurniawan menuding bahwa Ketua DPRD Kabupaten Lingga menarik surat undangan RDP kepada BKD Kabupaten Lingga, dan meskipun begitu pihaknya tetap melakukan RDP meski tanpa seizin dari Ketua DPRD Kabupaten Lingga.

Penulis: Aulia
Editor: Ogawa

Comments
Loading...