Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

PN Tanjungpinang Akui Ada Kekeliruan, Surat Keterangan Terpidana Korupsi Suryadi Dibatalkan

Humas PN Tanjungpinang Eduard MP Sihaloho SH.(Foto;Dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Pengadilan Negeri Tanjungpinang mengakui, ada kekeliruan dalam mengeluarkan Surat Keterangan (SK) Tidak sedang/tidak pernah sebagai terpidana penjara kepada mantan terpidana Korupsi dana ADD Lingga Suryadi.

Humas PN Tanjungpinang Eduward MP Sihaloho mengatakan, atas informasi yang diperoleh mengenai Surat Keterangan terpidana Korupsi itu, PN Tanjungpinang akan segera membatalkan Surat yang sudah dikeluarkan tersebut.

“Sudah kami tindak lanjuti, dan kami akui ada kekeliruan dalam mengeluarkan surat keterangan itu. Oleh karena itu, Kami sudah koordinasikan dengan pemerintah Lingga, agar memberitahukan kepada ketua Panitia Pemilihan Kades di Sana, Atas pembatalan Surat keterangan itu,” ujarnya pada PRESMEDIA.ID Sabtu (12/6/2021).

Eduard juga menjelaskan, sepanjang Kamis dan Jumat 10-11 Juni 2021 lalu, Pengadilan Negeri Tanjungpinang menerima ratusan permohonan Surat Keterangan untuk Pemilihan Kades dari Kabupaten Lingga dan Bintan. Bahkan untuk melayani para pemohon itu, bagian Panmud Hukum PN harus bekerja hingga larut malam.

“Dalam kondisi itu, ditambah lagi dengan adanya masalah IT di situs SIPP Pengadilan, yang mengakibatkan tidak termonitor adanya Terpidana Korupsi yang mengajukan Permohonan Surat Keterangan itu,” ujarnya.

Atas hal itu lanjut Eduard, Panmud Hukum Pengadilan Negeri Tanjungpiang telah menghubungi Pemerintah Kabupaten Lingga dan memberitahukan pembatalan surat keterangan Nomor: 118/SK/HK/06/2021/PN Tpg yang ditandatangani wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang M.Djauhar Setyadi pada tanggal 11 Juni 2021 itu.

“Kami sudah sampaikan ke Pemerintah Kabupaten Lingga-nya agar disampaikan ke ketua panitia Pemilihan Kades disana, atas Pembatalan Pembuatan Surat keterangan atas nama Suryadi ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Pengadilan Negeri (WKPN) Tajungpinang M.Djauhar Setyadi mengeluarkan Surat Keterangan (SK) tidak Pernah Sebagai Terpidana, kepada mantan Napi terpidana Korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) Suryadi.

Surat Keterangan (SK) Tidak Pernah Sebagai Terpidana yang dikeluarkan dan ditandatangani WKPN Tanjungpinang M.Djauhari Setyadi pada tanggal 11 Juni 2021.

Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana itu, diberikan kepada Suryadi, dengan alamat Kuala Raya RT/RW 02/03 Kelurahan Kuala Raya Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga.

Dalam Surat Keterangan tersebut, PN Tanjungpinang mengatakan, Berdasarkan hasil pemeriksaan Registrasi Register Induk Pidana, menerangkan bahwa yang bersangkutan, (Sebagaimana nama pemohon-red) tidak sedang/tidak pernah sebagai terpidana penjara yang diancam dengan penjara 5 tahun tau lebih berdasarkan putusan Pengadilan negeri/HI/ Perikanan/ Tipikor Tanjungpinang Kelas IA yng telah berkekuatan hukum tetap.

“Demikian Surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagai bukti pemenuhan Persyaratan Calon Kepala Desa Kuala Raya Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga,” sebut wakil ketua PN Tanjungpinang dalam surat yang ditandatangani.

Penulis :Roland/Redaksi
Editor   :Redaksi

Comments
Loading...