Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Palsukan Titel, Rini Oknum Anggota DPRD Tanjungpinang Dituntut 1 Tahun Penjara

Terdakwa penggunaan titel akademik palsu Rini Pratiwi dan penasihat hukumnya saat agenda sidang pembacaan tuntutan jaksa di PN Tanjungpinang. (Foto: Dokumentasi/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Rini Pratiwi oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang terdakwa pemalsuan titel akademik dituntut 1 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andriansah di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (13/7/2021).

Dalam tuntutannya, Andriansah menyatakan terdakwa terbukti bersalah telah melakukan pemalsuan gelar akademik, sebagaimana dalam dakwaan tunggal melanggar Pasal 68 Ayat 3 Jo Pasal 21 Ayat 4 UU RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana penjara selama 1 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan penjara,” kata Andriansah.

JPU juga menjelaskan hal-hal yang memberatkannya. Selama proses hukum berlangsung, terdakwa berbelit-belit baik saat penyidikan maupun di persidangan, sedangkan hal -hal yang meringankannya, terdakwa selama ini belum pernah dihukum.

Atas tuntutan itu terdakwa yang didampingi oleh dua orang Penasehat Hukumnya, menyatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

Mendengar itu, Ketua Majelis Hakim, Boy Syailendra serta didampingi oleh Majelis Hakim anggota, Sacral Ritonga dan Novarina Manurung menunda persidangan sampai tanggal 21 Juli 2021 dengan agenda

JPU Andriansah usai persidangan mengatakan, secara analisi yuridis unsur sudah disampaikan, unsur setiap orang sudah pasti terpenuhi. Penggunaan gelar yang tidak sesuai pemberian universitas.

Terdakwa mendaftar sebagai calon DPRD di KPU Tanjungpinang menggunakan MMPd. Seharusnya gelar yang dikeluarkan dari Universitas MM.

“Sehingga menurut pendapat kami dakwaan tunggal itu terbukti,” jelasnya.

Sebelumnya, terdakwa Rini Pratiwi didakwa Jaksa Penuntut Umum Mona Amelia dengan dakwaan tunggal, melanggar Pasal 68 ayat 3 Jo Pasal 21 ayat 4 UU RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Terdakwa dinyatakan, menggunakan gelar atau titel palsu S2 yang tidak sesuai dengan Ijazah yang diperolehnya saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD kota Tanjungpinang.

Penulis: Roland
Editor: Ogawa

Comments
Loading...