Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Kirim Gambar Tak Senonoh ke Perempuan, Warga Lingga Dijerat UU ITE

ilustrasi Video vulgar (Photo:Internet)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Seorang warga Lingga Muhardi alias Ardi Bin Suwardi, dijerat dengan UU Informasi Teknologi Elektronik (ITE) akibat perbuatannya yang nekat mengirim gambar tak senonoh kepada perempuan melalui messenger media sosial facebook.

Terdakwa yang merupakan warga Desa Lanjut Rt 001 Rw 001 Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga ini, dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 (1) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Saat ini, Berkas perkara Muhardi yang sudah ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus UU ITE itu, telah dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aditya Dinda Rahmani dari Kejaksaan negeri Lingga ke PN Tanjungpinang untuk segera disidangkan .

Dari data SIPP PN Tanjungpinang, berkas perkara terdakwa Muhardi dilimpahkan Kejaksaan Negeri Lingga ke PN Tanjungpinang pada 15 Juli 2021 dengan nomor perkara 235/Pid.Sus/2021/PN Tpg.

Humas PN Tanjungpinang Eduard MP Sihaloho membenarkan telah dilimpahkannya berkas perkara terdakwa tersebut ke PN dan akan segera disidangkan di pengadilan.

Dalam resume perkaranya, Perbuatan pidana penyalahgunaan ITE ini berawal ketika terdakwa Muhardi menghubungi saksi Nf alias N melalui media sosial Facebook Messenger miliknya. Dalam percakapan itu, terdakwa mengajak saksi Nf alias N untuk bertemu pada Minggu (02/5/2021) sekira pukul 01.00 Wib, di Desa Lanjut Rt 001 Rw 001 kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga.

Melalui hubungan media sosial itu, terdakwa juga mengirimkan satu file foto berupa gambar alat kelamin terdakwa ke korban Nf dengan tujuan agar korban mau diajak berhubungan suami istri oleh terdakwa.

Selain mengirimkan foto tak senonoh itu, Terdakwa juga menghubungi korban Nf dengan video call. Dalam Video Call itu lagi-lagi terdakwa memperlihatkan alat kelaminya kepada korban.

Dengan terkejut dan tak menyangka, korban yang saat itu melihat video call tak senonoh terdakwa langsung mengatakan “Jangan kau kirim lagi” lalu memutus/mematikan video Call tersebut.

Namun tak lama kemudian, Terdakwa kembali mengirim satu file foto alat kelamin terdakwa ke korban Nf melalui messenger facebook dengan tujuan agar korban Nf mau diajak berhubungan suami istri.

Karena takut dan trauma atas perlakuan terdakwa, akhirnya Nf alias N melaporkan perbuatan Muhardi ke Polisi, Kepolisian Polres Lingga saat itu juga melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

Atas perbuatan terdakwa, Muhardi dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 (1) UU RI no.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI no 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hingga saat ini sidang perkara UU ITE ini atas terdakwa ini, masih dilakukan di PN Tanjungpinang.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi    

Comments
Loading...