Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Stok Vaksin Kepri Kembali Normal, Pusat Kembali Kirim 10.260 Vial

Ilustrasi satu Ampul Vaksin merek Astrazeneca (Foto:istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Setelah sempat kehabisan persediaan, akhirnya Pemerintah Pusat kembali mengirimkan 10.260 vial vaksin ke Provinsi Kepri.

Wakil Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19, Tjetjep Yudiana, mengungkapkan vaksin yang dikirimkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut terdiri dari 7.260 AstraZeneca dan 3.000 Sinovac

“Kita sudah menerima tambahan vaksin Covid-19 dari Kemenkes Jumat kemarin,” ungkapnya, Minggu (25/7/2021).

Namun Vaksin itu, lanjut Tjetjep akn dikirimkan pemerintah pusat secara bertahap.

Jumlah ini, juga hanya sekitar 17,1 persen dari total 60 ribu vial yang diajukan pemerintah beberapa waktu lalu melalui surat resmi. Dari jumlah itu, Pemerintah Provinsi Kepri mengajukan 40 ribu vaksin Sinovac dan 20 AstraZeneca. Sehingga dengan adanya tambahan itu, kapasitas paksin di Kepri akan mencapai 600 ribu dosis.

“Ini sudah kita ajukan secara resmi ke Pemerintah Pusat. Bahkan Pak Gubernur langsung menelpon Menkes. Namun Kemenkes memberikan tambahan secara bertahap,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya tambahan ini, bisa melayani sekitar seratusan ribu dosis vaksin yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Kita akan terus menggesa proses vaksinasi di lapangan. Sehingga target kita tercapai sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan,” jelas Tjetjep.

Untuk diketahui, data progres vaksinasi di Kepri saat ini sudah mencapai 64,45 persen atau sebanyak 885.264 orang. Sementara, untuk vaksinasi anak usia 12-17 tahun sebanyak 70.903 orang atau 34,14 persen.

Sebelumnya, stok vaksin Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau dilaporkan sudah habis. Pelaksanaan vaksinasi, pun untuk sementara waktu dihentikan sampai batas waktu belum ditentukan. Kondisi ini mengakibatkan target vaksinasi hingga akhir Juli 2021 sebesar 70 persen terancam tidak bakal terpenuhi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Muhammad Bisri, mengatakan pihaknya telah tiga kali menyurati Kementerian Kesehatan untuk meminta penambahan stok vaksin.

“Sejak seminggu yang lalu kita telah mengajukan tambahan 60 ribu vial atau 600 ribu dosis vaksin ke Kemenkes,” ujarnya, Rabu (21/7/2021).

Penulis:Ismail
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...