Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Terbukti Gelapkan 144 Gram Emas, Wira Dihukum 20 Bulan Penjara

Suasana sidang virtual dengan terdakwa Wira Darmawan kasus penggelapan 144 gram emas, di PN Tanjungpinang, Rabu (28/7/2021). (Foto: Roland/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang memvonis tWira Darmawan terdakwa kasus penggelapan 144 gram emas di Toko Emas Deni Permata tempatnya bekerja, dengan hukuman 20 bulan penjara.

Putusan ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Anggalanton Boang Manalu serta didampingi oleh Majelis Hakim anggota, Guntur Pambudi Wijaya dan Tofan Husma Pattimura di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (28/7/2021).

Dalam amar putusannya yang dibacakan secara virtual, Angga menyatakan terdakwa terbukti bersalah telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan secara berlanjut sebagaimana dalam dakwaan kesatu Penuntut Umum melanggar Pasal 374 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan hukuman selama 1 tahun dan 8 bulan penjara,” kata Angga.

Sementara itu barang bukti emas yang terdiri dari cincin, gelang, dan kalung yang beratnya sebanyak 144 gram dikembalikan kepada Deni Kurniawan pemilik tok emas Deni Permata.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan tuntun 2,6 tahun penjara.

Dalam dakwaan JPU, bahwa terdakwa merupakan pegawai di toko emas Deni Permata yang terletak di Jalan Gambir nomor 19 Pasar Baru Tanjungpinang sejak bulan Juli Tahun 2020.

Bahwa dari pekerjaan Terdakwa tersebut, mendapatkan gaji sebesar Rp 70 ribu per hari ditambah uang makan. Bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh terdakwa dilaksanakan berdasarkan arahan dan pengawasan dari pemilik Toko Emas Deni Permata.

Selanjutnya sekira bulan Juli tahun 2020 pada saat Terdakwa bertugas menjaga toko, terdakwa mengambil perhiasan emas yang dipajang secara terus menerus di etalase toko tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Kemudian emas-emas itu digadaikan oleh terdakwa ke sejumlah cabang Pegadaian yang ada di Tanjungpinang dengan jumlah seluruhnya sebanyak 144 gram.

Penulis: Roland
Editor: Ogawa

Comments
Loading...