Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejari Akan Periksa Seluruh Anggota DPRD Tanjungpinang

*Atas Dugaan Penyalahgunaan Keuangan 2017-2019

Kepala Seksi Pidana khusus Kejari Tanjungpinang Dasril (Foto:Dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menyatakan, akan memanggil dan memeriksa seluruh anggota DPRD kota Tanjungpinang yang saat ini menjabat dan yang menjabat sebelumnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Dasril A Yusdar, mengatakan pemanggilan seluruh anggota DPRD Tanjungpinang Periode 2015-2019 serta 2019-2024 itu dilakukan dalam rangka klarifikasi atas dugaan penyalahgunaan keuangan negara di Sekretariat DPRD Tanjungpinang tahun 2017-2019.

Saat ini lanjut Dasril, pihaknya telah memanggil dan meminta keterangan sebanyak 20-an orang lebih anggota DPRD yang menjabat dan eks-anggota DPRD. Demikian juga pihak lain, staf dan ASN DPRD Tanjungpinang dalam rangka klarifikasi.

“Yang kami panggil dan minta klarifikasi untuk anggota Dewan sudah 20-an orang, baik yang aktif maupun Eks-anggota Dewan. Belum lagi saksi lainya dari dinas dan satkernya, termasuk staf dan ASN di Sekwan kota Tanjungpinang, jumlah yang sudah diminta klarifikasi sekitar 26-27 orangan lah,” jelas Dasril pada PRESMEDIA.ID Senin (30/8/2021).

Dasril juga membenarkan, untuk hari ini Senin (30/8/2021), pihaknya juga memanggil dan meminta klarifikasi kepada tiga orang mantan anggota DPRD Tanjungpinang, M.Syahrial dan Petrus Sitohang dan Ade Angga.

Selain memeriksa dan meminta klarifikasi sejumlah saksi, Penyidik kejaksaan Negeri Tanjungpinang juga meminta sejumlah dokumen, untuk diklasifikasi atas dokumen awal yang dimiliki penyidik atas dugaan penyalahgunaan keuangan Negara di Sekretariat DPRD kota Tanjungpinang tahun 2017-2019 itu.

“Makanya, klarifikasi yang kita lakukan pada sejumlah saksi yang dipanggil berdasarkan dokumen yang kita punya, seperti apa sebenarnya kejadian. Dan sejumlah dokumen itu sudah kami miliki,” sebutnya.

Jaksa Enggan Beber Kegiatan Korupsi Yang Disidik di DPRD Tanjungpinang 

Kendati telah memanggil dan memeriksa puluhan orang anggota Dewan dan saksi lainnya, Tetapi Kejaksaan Negeri Tanjungpinang masih enggan membeberkan item kegiatan penyalahgunaan keuangan Negara yang diselidiki di Sekretariat DPRD kota Tanjungpinang tahun 2017-2019 itu.

Kepala seksi Pidana Khusus Kejari Tanjungpinang ini beralasan, saat ini pihaknya belum saatnya untuk menyampaikan kegiatan penyalahgunaan apa di DPRD kota Tanjungpinang yang sedang diselidiki itu.

“Kita tidak pengen gaduh dan ini juga ada perintah dari instruksi Presiden dulu, tidak diperbolehkan mengumbar itu, masih penyelidikan mengumbar-umbar perkara kan tak boleh,” ujarnya beralasan.

Kemudian lanjutkan, dengan pemanggilan dan permintaan klarifikasi yang dilakukan Penyidik kejaksaan, juga mengedepankan asas praduga tidak bersalah, karena kalau disampaikan item kegiatanya sementara belum tentu kegiatan itu terindikasi korupsi.

“Oleh karena itu, kita sangat menghormati asas praduga tidak bersalah dalam penyidikan ini,” sebutnya.

Namun yang jelas tegas Dasril, penyelidikan yang dilakukan, berdasarkan laporan atas adanya indikasi dugaan penyalahgunaan keuangan negara yang terjadi di Sekretariat DPRD kota Tanjungpinang tahun 2017 sampai 2019.

“Terkait apa, itu masih rahasia penyelidikan lah, kami juga mempunyai hak untuk menjaga kerahasiaan itu. Nanti kalau seluruh alat bukti sudah terkumpul dan ada unsur melawan hukum atau tidak akan kami ekspos,” jelasnya.

Sebelumnya, Dua mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, Muhammad Syahrial dan Petrus M Sitohang dipanggil dan diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Senin (30/8/2021).

Ditemui wartawan saat keluar dari kantor Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, kedua mantan anggota DPRD Tanjungpinang 2014-2019 dari fraksi PDI-Perjuangan ini, mengaku diperiksa dan dimintai keterangan di ruangan Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan.

“Saya diperiksa dan dimintai keterangan dari pukul 09.00 WIB sampai 11.30 WIB,” kata Syahrial usai diperiksa di Kejari Tanjungpinang.

Namun mengenai kasus apa dia dan rekanya itu diperiksa Penyidik Kejaksaan, Syahrial enggan membeberkan. Ia hanya menyebut bahwa sebagai warga negara yang baik datang untuk memenuhi panggilan penyidik.

Penulis:Roland/Redaksi
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...