Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dugaan Korupsi Pembangunan Pemukiman Kumuh Rp.34 M Disidik Kejari Tanjungpinang

*Tersangka Tunggu Proses Penyidikan

Kajari Tanjungpinang Joko Yuhono saat didampingi Kasupidsus Kajati Dasril A Yusdar dan Kasubagbin Andriansyah,

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang meningkatkan status dugaan kasus korupsi, proyek peningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan Senggarang Kampung Bugis Kota Tanjungpinang tahun 2020 Ke Penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang Joko Yuhono, mengatakan peningkatan status hukum dugaan Korupsi itu ke Penyidikan, dilakukan atas ditemukannya unsur melawan hukum yang mengakibatkan kerugian Negara dari penyelidikan yang dilakukan

“Pembangunan proyek ini, memiliki anggaran senilai Rp37 miliar dengan nilai kontrak Rp34 miliar dari APBN tahun 2020 yang dilaksanakan di Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Kepulauan Riau pada instansi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ujar Joko pada sejumlah wartawan Rabu (1/9/2021).

Pemenang tender atau pihak ke tiga yang melaksanakan proyek adalah PT.Ryantama Citra Karya Abadi yang beralamat Surabaya Jawa Timur.

Dan berdasarkan hasil penyelidikan, diduga pengerjaan proyek pembangunan peningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan Senggarang ini tidak sesuai dengan spesifikasi maka perkaranya ditingkatkan ke penyidikan.

“Dari penyelidikan yang dilakukan sudah 20 orang saksi yang dimintai keterangan,” ujarnya.

Mengenai tersangka lanjutnya, Penyidik Kejaksaan belum menetapkan karena, masih akan memanggil sejumlah saksi sebelumnya untuk diperiksa dalam penyidikan.

“Orang-orang yang terlibat seperti kontraktor akan dipanggil kembali dalam penyidikan,” pungkasnya.

Penulis: Roland
Editor. : Redaksi

Comments
Loading...