Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Penuba di Lingga Dituntut 4,6 Tahun Penjara

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Penuba Terdakwa Budi Kurniawan Dituntut 4 tahun dan 6 Bulan Penjara. (Foto:Roland/presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Terdakwa Budi Kurniawan Mantan Kepala desa (Kades) Penuba Timur kecamatan Selayar Kabupaten Lingga dituntut 4 tahun dan 6 bulan penjara, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yosua Parlaungan Lumban Tobing di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (2/9/2021).

Dalam tuntutan yang dibacakan secara virtual, Yosua menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana dakwaan primer melanggar pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 ayat 1 huruf a dan b, ayat 2 dan ayat 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor. jo Pasal 55 ayat 1 ke-1.

“Menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan, dan  denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara,”kata Yosua.

Selain hukuman penjara, Jaksa juga menuntut terdakwa Budi Kurniawan dengan hukuman tambahan mengembalikan Uang Pengganti (UP) atas kerugian negara sebesar Rp.363 juta.

“Jika tidak dikembalikan dalam waktu satu bulan, diganti dengan hukuman pidana penjara selama  2 tahun dan 3 bulan penjara,” ujar Jaksa lagi.

Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya, Sri Ernawati, menyatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

Ketua Majelis Hakim, Eduart MP Sihaloho didampingi Majelis Hak Albifferi dan Suherman menyatakan menunda persidangan selama satu pekan untuk mendengarkan pembelaan terdakwa.

Mantan Kades Penuba Timur kecamatan Selayar terdakwa Budi Kurniawan sebelumnya ditetapkan Satuan Reskrim Polres Lingga sebagai tersangka korupsi dana desa tahun 2018.

Hal itu berawal ketika desa yang dipimpinya memperoleh dana desa dari APBN pada 2018 sebesar Rp.720.474.500. Dari jumlah tersebut yang bersangkutan sebagai Kepala desa tidak dapat mempertanggungjawabkan penggunaan Dana Desa sebesar Rp 432.284.700 untuk apa digunakan.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...