Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Wabup Lingga Laporkan Masalah Proyek Jalan Tanjung Bungsu Ke Bupati

Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy saat melapor dan memberitahukan kondisi Proyek jalan bermasalah yang dibangun kontraktor asal-asalan di Lingga (Foto:Aulia/Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Lingga – Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, melaporkan temuan proyek peningkatan jalan Tanjung Bungsu, Desa Resun Pesisir, Kabupaten Lingga yang bermasalah ke Bupati Lingga.

Hal tersebut disampaikan Wabup Neko usai menghadiri pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Lingga, di Halaman Kantor Bupati Lingga, Jumat (3/9/2021).

“Ini sebagai wujud tanggung jawab saya sebagai wakil bupati untuk menyampaikan berbagai persoalan-soalan yang ada, termasuk temuan kami pada proyek peningkatan jalan di Tanjung Bungsu ini,” ujarnya.

Neko menambahkan, bahwa apa yang dilakukan untuk penghentian sementara proyek yang dianggap bermasalah tersebut, bukan untuk mengganggu pengerjaan proyek namun agar kegiatan bermanfaat bagi masyarakat dan pengelolaan anggaran benar-benar dimaksimalkan.

“Kita hanya ingin proyek infrastruktur di Kabupaten Lingga ini dapat dikerjakan secara maksimal dan penggunaan anggaran yang besar benar-benar dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Atas laporan Wagub-nya itu, Bupati Lingga Muhammad Nizar mengatakan akan menindaklanjuti temuan itu dan memanggil dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lingga, untuk memberikan klarifikasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Kami apresiasi kerja dari Bapak Wakil Bupati Lingga ini, dan akan kami tindak lanjuti sesuai tupoksi kami sebagai kepala daerah,” ujarnya.

Sebegaimana diberitakan sebelumnya proyek pekerjaan peningkatan jalan di Tanjung Bungsu Lingga ini dikerjakan oleh perusahaan kontraktor PT Mega Cipta Abadi, melalui dana DAK, dengan pagu anggaran senilai Rp3,8 miliar lebih.

Namun kertika wakil Bupati dan anggota DPRD turun ke lokasi proyek, mengaku menemukan sejumlah pekerjaan yang asal-asalan. Selain itu juga ditemukan material yang diduga tidak sesuai spek baik dari segi mutu maupun volumenya.

Atas temuan itu, Wakil Bupati dan anggota DPRD Lingga meminta agar pelaksanaan kegitan proyek tersebut, untuk sementra dihentikan kontraktor pelaksana.

Penulis:Aulia
Editor  :Ogawa

Comments
Loading...