Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Rudapaksa Anak Kandung Sejak SMP, Ayah Bejat di Bintan Ditangkap Polisi

Kasi Humas Polres Bintan Ipda M.Alson didampingi Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur saat menggelar konfrensi Pers dengan menghadirikan tersangka Hm ayah bejat yang menggagahi anak kandungnya sejak SMP di Bntan Timur.(Foto:Istimewa)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Polsek Bintan Timur membekuk Hm seorang ayah Bejat yang me-rudapaksa anak kandungnya sendiri sebut saja korban Bunga (19) sejak SMP hingga tamat SMK.

Perbuatan tak senonoh Hm terungkap setelah istrinya memergoki perbuatan nya kepada korban melaporkan Hm ke Polisi.
Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono melalui pejabat sementara (Ps) Kasi Humas Polres Bintan Ipda M.Alson didampingi Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur mengatakan, Hm ditangkap di rumahnya atas laporan ibu korban.
Perbuatan asusila pelaku lanjut M.Alson, terungkap setelah ibu korban memergoki pelaku dan menanyakan perbuatan suaminya iru kepada korban yang merupakan anak kandungnya sendiri.
“Saat ditanyakan, korban mengaku kepada ibunya kalau perbuatan cabul yang dilakukan pelaku sudah berlangsung sejak 2016 hingga 2020 atau sejak korban duduk dibangku SMP,” jelas Alson.
Berdasarkan penyidikan lanjut Alson, ibu korban juga mengatakan dari pengakuan korban, kejadian itu sudah dilakukan pelaku Hm secara berulang di rumah tempat tinggalnya saat dirinya sedang tidak berada di rumah.
Pemeriksaan terhadap korban, juga menjelaskan, Hm menggagahinya sejak duduk di bangku kelas II SMP pada tahun 2016 lalu.
“Rudapaksa terhadap korban ini, dilakukan pelaku ketika ibu korban sedang tidak dirumah. Dan kejadian awal terjadi ketika korban masih SMP dan berlanjut hingga korban tamat SMK,” kata Alson dalam pada rilis yang digelar Sabtu (4/9/2021).
Terduga Pelaku Hm, yang saat ini sudah ditetapkan tersangka, kepada Polisi juga mengakui perbuatan bejatnya.
Dan atas perbuatannya tersebut, Hm dilakukan penahanan dan disangka dengan pasal 81 ayat 1  Undang-undang RI No 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara Minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.
Penulis :Roland
Editor   :Redaksi
Comments
Loading...