Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ditunjuk Kemendikbudristek, Bintan Jadi Penyelenggara Program Sekolah Penggerak

*Siapkan SDM Menuju Sistem Pembelajaran Digital

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan Tamsir. (Foto: Hasura/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kabupaten Bintan mendapat amanah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan ditunjuk sebagai salah satu daerah di Kepri yang menjadi penyelenggara Program Sekolah Penggerak (PSP).

PSP ini merupakan program yang diluncurkan Kemendikbud Ristek pada 2021. Pada Tahap I ada 111 kabupaten/kota dan 2500 sekolah sasaran yang ditunjuk sebagai penyelenggara PSP. Kemudian di Tahap II ada 250 kabupaten/kota dan 10.000 sekolah sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan, Tamsir, mengatakan di Kepri ada 3 daerah yang ditujuk sebagai penyelenggara PSP Tahan II ini. Yaitu Kabupaten Bintan, Kota Batam, dan Kabupaten Natuna.

“Pemkab Bintan berkomitmen dan mendukung program ini. Kemudian telah menandatangani MoU bersama Kemendikbud Ristek untuk mendukung dana sharing anggaran melalui APBD,” ujar Tamsir, kemarin.

Tamsir menjelaskan, PSP berfokus kepada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi dan karakter diawali dengan SDM yang unggul dalam hal ini adalah kepala sekolah (kepsek) dan guru.

PSP Menuju Sistem Pembelajaran Digital

Kemudian, lanjutnya, program ini merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program ini akan mengakselerasi sekolah di seluruh kondisi sekolah bergerak 1-2 tahap lebih maju.

“Pelaksanaannya bertahap dan berfokus peningkatan SDM dan sarana pendidikan, dan merubah sistem belajar konvensional bergeser ke sistem digital,” jelasnya.

Seluruh kepsek jenjang TK, SD dan SMP seluruhnya akan diikutkan dalam proses seleksi calon PSP dalam waktu dekat ini. Proses pertamanya adalah melalui seleksi kepsek terlebih dahulu.

Disdik meminta seluruh kepsek wajib mengikuti proses seleksi. Seleksi dilakukan untuk melihat kepsek yang mempunyai kapabilitas yang baik dan punya kemampuan untuk mengembangkan PSP nantinya.

“Seluruh kepsek dapat mendaftar di link yang sudah di tentukan,” katanya.

Proses seleksi dijamin sangat ketat. Sebab yang melakukan seleksinya adalah Kemendikbud Ristek. Hasil dari seleksi itu nantinya akan disampaikan ke Disdik.

Khusus di Kabupaten Bintan, dia hanya menargetkan 30 kepsek yang ikut dalam program tersebut. Yaitu jenjang TK dari 5 sekolah, SD ada 15 sekolah dan SMP ada 10 sekolah.

“Mudah-mudahan bisa lebih, tergantung hasil dari seleksi nantinyalah,” demikian Tamsir.

Penulis: Hasura
Editor: Ogawa

Comments
Loading...