Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Keroyok Ketua DPRD Bintan, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo. (Foto:Hasura/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Bintan – Tiga pelaku pengeroyokan Ketua DPRD Bintan korban Agus Wibowo diamankan Polisi di Tembeling Teluk Bintan dan di Tanjungpinang. Ketiga pelaku yang diamankan adalah Es, Wr dan Wd.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono, mengatakan pengeroyokan terhadap anggota DPRD Bintan Agus Wibowo, terjadi di Desa Toapaya Asri Kecamatan Toapaya, Bintan, Selasa (7/9/2021) sore.

Kronologis kejadian, berawal ketika 5 orang pelaku dan saksi dipergoki korban Aw memancing di aliran parit yang melintasi lahan kebun miliknya.

“Saat itu ke 5 pelaku sempat ditegur korban, karena memancing di area kebunnya. Dan karena itu tiga pelaku dari 5 pemancing justeru menghampiri dan mengeroyok korban AW,” ujar Tidar, Jumat (10/9/2021).

Usai melakukan pengeroyokan lanjutnya, para pelaku kemudian melarikan diri, begitu juga dengan dua rekannya yang melihat kejadian juga melarikan diri meninggalkan lokasi.

Dan akibat penganiayaan ini, korban Aw mengalami luka. Dan atas kejadian itu, selanjutnya Aw menghubungi pihak kepolisian dan melaporkan kejadian yang dialami.

Atas laporan tersebut selanjutnya penyidik Polres melakukan penyelidikan, dan dalam waktu 3-4 jam akhirnya Polisi mengamankan pelaku di Bintan dan Tanjungpinang.

“Alhamdulilah dalam 3-4 jam, kita berhasil mengamankan pelaku pengeroyokan. 2 diantaranya diamankan di Tembeling, Teluk Bintan dan 1 lagi diamankan di Tanjungpinang,” jelasnya.

Sementara dua rekan pelaku, A dan H lanjutnya, juga diamankan dan diperiksa, Namun karena ikut melakukan pengeroyokan keduanya dijadikan sebagai saksi.

Ketiga pelaku lanjut Kapolres, saat ini ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke sel tahanan Polsek Gunung Kijang untuk proses hukum lebih lanjut.

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan dengan ancaman 5 tahun penjara,” sebutnya.

Korban Aw lanjut Kapolres, awalnya juga sempat melaporkan kehilangan modem WiFi. Namun ketika dicari lagi modem tersebut akhirnya dijumpai, sehingga laporan pencurian terhadap pelaku tidak dikenakan dan pelaku dijerat hanya dengan tindak pidana pengeroyokan.

Penulis: Hasura
Editor: Ogawa

Comments
Loading...