Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Polres Bintan Lepas Dokter Puskesmas Pengkonsumsi Narkoba Untuk Direhabilitasi

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono saat menggelar ekspose kasus narkoba.

PRESMEDIA.ID, Bintan – Satresnarkoba Polres Bintan melepas seorang Dokter Puskesmas yang sebelumnya ditangkap karena menggunakan Narkoba sabu. Selain itu, Polres Bintan juga belum menangkap terduga pelaku jaringan atau orang yang menjual Narkoba ke oknum dokter tersebut.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, mengatakan, Penangkapan dokter kontrak Puskesmas berinisial R itu, sebelumnya dilakukan Satresnarkoba Polres Bintan di kediamannya Tanjung Uban, Kecamatan Bintan Utara beberapa hari lalu.

“Tenaga kesehatan itu ditahan selama 3 hari, dan hal itu sesuai dengan aturan atas diduga penggunaan Narkoba dan pengembangan kasus,” ujar Tidar di Mako Polres Bintan, Desa Bintan Buyu, Jumat (10/9/2021).

Saat diamankan lanjutnya, Polisi juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di rumahnya. Dan ditemukan Bong alat yang digunakan menghisap sabu.

“Dari penangkapan ini, selanjutnya kami lakukan tes urine. Hasilnya, tes urin R dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika,” ujarnya.

Dari pemeriksaan R juga mengakui mengkonsumsi narkoba, Namun Polisi mengaku tidak mendapati bukti kuat yang mengarah ke pengedar dan hanya sebatas mengkonsumsi hingga akhirnya dokter R dibebaskan.

Kepala Polisi, lanjut Kapolres, R juga mengaku mengkonsumsi sabu-sabu sejak Januari 2021. Bahkan sebelum ditangkap dia juga baru selesai menggunakan narkoba.

“Tapi karena yang bersangkutan kooperatif dan memohon untuk direhabilitasi, Kemudian pihak keluarganya juga meminta agar dokter itu direhabilitasi, hingga kita setujui dan membebaskan yang bersangkutan dua hari lalu untuk direhabilitasi BNN,” ujarnya.

Disinggung mengenai asal usul narkoba yang selama ini dikonsumsi oleh dokter tersebut didapat dari mana? Tidar belum mau menjelaskan secara rinci. Namun dia berjanji akan mengabari ke awak media jika semuanya sudah terungkap.

“Kita belum bisa rincikan semuanya. Baik asal sabu itu dibeli dan lainnya karena kasus ini masih didalami,” ucapnya.

Penulis: Hasura
Editor : Redaksi

Comments
Loading...