Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pertama Kali, Sebanyak 500.000 Dosis Vaksin Janssen Tiba di Indonesia

Vaksin Janssen diangkut menggunakan maskapai Singapore Airlines saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (11/09/2021). (Foto: Istimewa/Infopublik).

PRESMEDIA.ID, Tangerang – Untuk kali pertama Indonesia menerima kedatangan 500.000 dosis vaksin COVID-19 merk Janssen yang siap pakai. Vaksin ini didapatkan melalui jalur bilateral dengan Pemerintah Belanda.

Vaksin Janssen diangkut menggunakan maskapai Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ956 dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu (11/09/2021) pukul 10:20 WIB, dilansir dari portal resmi republikindonesia.go.id.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan kedatangan vaksin ini merupakan bentuk dukungan kerja sama dengan Pemerintah Belanda yang kali ketiga.

Sebelumnya Indonesia telah menerima 657.000 dosis vaksin AstraZeneca dari Belanda sebagai bagian komitmen doses sharing sebesar 3.000.000 dosis .

“Pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya,” kata Menlu dalam Konferensi Pers Kedatangan Vaksin Tahap 56 dan 57 pada Sabtu (11/09/2021).

Menlu memaparkan, jumlah kasus global telah melewati 223 juta dan angka kematian lebih dari 4,6 juta. Terkini, WHO mencatat bahwa update dari WHO jumlah kasus baru relatif stabil dalam satu bulan terakhir.

Tren penurunan terjadi di tiga kawasan WHO pada satu minggu terakhir. Antara lain, Afrika, Asia Tenggara dan Mediterania Timur. Sebaliknya, tren kenaikan terjadi di kawasan Amerika.

“Alhamdulillah, Indonesia merupakan salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan. Di dalam beberapa hari terakhir positive rate nasional berhasil turun di bawah angka 5 persen yang merupakan ambang batas WHO,” ujar Menlu.

Menlu Retni menambahkan, Dirjen WHO telah sempat mengatakan bahwa pada negara dengan tingkat vaksinasi yang tinggi terjadi putusnya hubungan antara kenaikan kasus dengan tingkat kematian.

”Artinya, meskipun terjadi lonjakan kasus , namun tidak diikuti dengan kenaikan rawat inap dan juga kematian. Ini membuktikan bahwa vaksin bekerja, atau vaccine work,” tegas Menlu.

Menurut Menlu, masih banyak tantangan yang harus kita lalui sebelum peperangan ini dapat kita menangkan. Mesin diplomasi Indonesia akan terus bergerak dengan kecepatan penuh untuk memenuhi kebutuhan vaksin nasional dan menyuarakan akses yang adil terhadap vaksin untuk semua negara.

“Dukungan semua rakyat Indonesia dengan melakukan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan sangat diperlukan. Ayo vaksinasi, dan kita jalankan protokol kesehatan. Insya Allah dengan ikhtiar kita semua, dengan kerja keras bersama, dengan kedisiplinan kita bersama, kita dapat keluar dari pandemi ini,” pungkas Menlu.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns mengatakan bahwa Kerajaan Belanda sangat senang dengan kedatangan gelombang pertama vaksin Janssen ke Indonesia.

“Ini adalah vaksin gelombang ke-3 yang disumbangkan oleh pemerintah Belanda untuk Indonesia. Pengiriman ini terdiri dari 500.000 dosis vaksin Janssen,” kata Grijns.

Grijns mengungkapkan, akan ada lebih banyak pengiriman vaksin dalam minggu-minggu mendatang. Sehingga total vaksin yang disumbangkan Pemerintah Belanda menjadi setidaknya 3.000.000 dosis.

Menurut Grijns, vaksin Janssen hanya membutuhkan satu kali suntikan. Ini membuatnya menjadi vaksin yang efektif untuk menjangkau orang-orang di daerah terpencil menerima vaksin hanya perlu melakukan satu kali perjalanan.

Penulis: Redaksi
Editor: Ogawa

Comments
Loading...