Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Disdik Kepri Pastikan Kesiapan Belajar Tatap Muka SMA Mulai Oktober 2021

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammad Dali. (Foto: Dokumentasi/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Muhammad Dali, menyatakan seluruh SMA/SMK/sederajat di kabupaten/kota siap menyelenggarakan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka mulai bulan Oktober 2021 mendatang.

Hal tersebut, seiring dengan harapan dan rencana Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang akan kembali membuka PBM tatap muka pada Oktober 2021 mendatang.

“Kita sudah siapkan jauh-jauh hari, karena kebijakan belajar tatap muka di daerah diserahkan ke pimpinan. Maka, saat ini kita sedang menunggu arahan dari Gubernur saja ,” ujar Dali, Sabtu (11/9/2021).

Disdik Kepri, lanjut Dali, bahkan sudah menyiapkan sejumlah metode penerapan pemberlakuan belajar tatap muka sesuai dengan protokol kesehatan di sekolah.

Mulai dari kehadiran siswa yang hanya 50 persen secara tatap muka, sementara 50 persen lagi melalui daring. Atau, dengan sistem pergantian jam masuk siswa dengan menerapkan 20 persen yang masuk secara bergantian.

“Namun, tetap dengan menerapkan protokol kesehatan, dengan menjaga jarak dan memakai masker,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan, saat ini pihaknya juga masih melihat kondisi pengendalian Covid-19 di seluruh daerah. Menurutnya, meskipun saat ini grafik Covid-19 cenderung melandai, namun tiga kabupaten/kota masih berstatus zona oranye.

“Kita juga menunggu sampai seluruh daerah paling tidak zona kuning. Jika sampai Oktober masih ada yang oranye maka kecil kemungkinan akan tatap muka,” demikian Dali.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, berencana akan membuka sekolah tatap muka pada Oktober 2021 mendatang. Dikatakannya, melihat trend angka Covid-19 di wilayah yang sudah semakin menurun.

“Insya Allah Oktober kita akan buka sekolah tatap muka,” ujarnya, belum lama ini.

Namun demikian, pelaksanaan pembelajaran tatap muka nanti tetap akan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Oleh karena itu, pihaknya akan membahas terlebih dahulu seluruh persiapan sebelum pelaksanaan proses belajar tatap muka dimulai.

“Makanya kita harus persiapkan dengan matang terlebih dahulu. Waktu juga masih panjang,” katanya.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...