Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pemilik UMKM di Kepri Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga ke Bank Riau Kepri

*Pemprov Kepri Tanggung Semua Bunga Pinjaman

Pemprov Kepri dan Bank Riau Kepri tandatangani PKS tentang kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan Subsidi Bunga/Margin untuk modal UMKM di Kepri (Foto:hunas Prov-Kepri).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kabar gembira bagi masyarakat pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di provinsi Kepri. Pinjaman lunak tanpa bunga bagi UMKM, saat ini sudah bisa diajukan ke Bank Riau Kepri (BRK).

Hal itu ditandai dengan Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Kepala dinas UMKM dan Koperasi Provinsi Kepri Agus Nawarman mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan PT.Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri tentang Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan Subsidi Bunga/Margin di Rupatama lantai 4 Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Rabu (15/9/2021).

Melalui program ini, Masyarakat dapat mengajukan Modal Usaha hingga Rp20 juta ke Bank Riau Kepri dengan jaminan bunga ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

Pj.Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Lamidi mengatakan, penandatanganan PKS ini, merupakan tindak lanjut MoU Pemerintah Provinsi Kepri dan Bank Riau Kepri (BRK) pada tanggal 21 Agustus 2021 yang lalu di Menara Dang Merdu Kota Pekanbaru.

Pemerintah Provinsi Kepri lanjut Lamidi, sangat berkomitmen dalam upaya penguatan dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kepri, sebagai salah satu pilar pembangunan daerah, sehingga mampu membuka kesempatan kerja yang luas dan memiliki kontribusi dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan program kerjasama ini, lanjut Lamidi, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT.Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri dalam menumbuh kembangkan UMKM di Kepulauan Riau dengan sistem pemberian pinjaman lunak tanpa bunga itu.

“Kerjasama ini sangat baik dan kami berharap dapat terus terjalin dalam mewujudkan visi dan misi Kepulauan Riau yang Makmur, berdaya saing dan berbudaya,” ujar Lamidi.

Saat ini sebut Lamidi, Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan aktivitas perekonomian serta daya beli masyarakat di Kepri. Ditambah lagi dengan  terganggunya arus distribusi barang dan pemutusan hubungan kerja di sejumlah perusahaan serta terganggunya sendi kehidupan dalam segi perekonomian khususnya bagi para pelaku usaha kecil.

Namun dengan semangat dan kerja sama Pemerintah melalui Gubernur Kepri terus membuat strategi dalam mempercepat pemulihan ekonomi melalui kebijakan pemberian jaring pengaman sosial dengan sasaran masyarakat dan pelaku UMKM yang berpotensi mengalami kerentanan sosial.

“Pemerintah Provinsi membantu dan menanggung masyarakat kita yang ingin berusaha sungguh-sungguh. Masyarakat yang kesulitan modal dapat mengajukan Pinjaman Modal tanpa bunga ke Bank Riau Kepri. Mengenai bunga perbulan, Pemerintah yang menanggung semua dan pelaku UMKM cukup mencicil pinjaman pokoknya saja,” jelas Lamidi.

Pemerintah lanjut Sekda, juga sangat berharap, melalui pemberian bantuan modal dengan subsidi bunga ini, akan mampu meringankan beban pelaku UMKM yang menjadi debitur. Sehingga dapat bertahan dalam kondisi sulit dan ke depan akan lebih mampu tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.

“Harapan Kami Bantuan yang diberikan pada UMKM melalui subsidi bunga ini, Hendaknya jangan disalah gunakan,” tutup Lamidi.

Sementara itu, Direktur Kredit PT. Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Tengku Irawan, mengatakan sinergi yang di inisiatif Gubernur Kepri, dalam memberikan relaksasi bagai UMKM ini, menjadi salah satu upaya dari program pemulihan ekonomi nasional di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui sinergi antara Bank sebagai lembaga intermediasi dan Pemerintah Provinsi sebagai mitra yang memberikan kebijakan subsidi bunga dan margin, menjadi salah satu kontribusi Bank Riau Kepri dalam mendukung Program Pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi salah satu kebijakan yang bisa meningkatkan peluang pertumbuhan usaha mikro Kepri yang berdampak nyata terhadap pelaku usaha dari pandemi Covid-19,” kata Irawan

Sebelumnya, Tengku Irawan menambahkan ada bantuan dari Pemerintah Pusat yang namanya Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sehingga subsidi ini diberikan dengan porsi ada kewajiban nasabah atau debitur sebagian disubsidi oleh Pemerintah melewati Kementerian.

Tampak hadir penandatangan PKS itu Asisten Administrasi Umum M.Hasbi, Kepala BPKAD Veni, Kepala BP2RD Reni Yusneli dan Kadis Koperasi dan UMKM Agusnawarman.

Sedangkan dari Bank Riau Kepri (BRK) tampak hadir Kepala Divisi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Antoni, Pimpinan Cabang BRK Tanjungpinang Wan Abdurrahman, Pjs. Pimpinan cabang BRK Batam Erwin Indra, Pimpinan cababang BRK Bintan Musnardi dan Pimpinan cabang pembantu BRK Bintan Center Destrian.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...