Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Warga Desa di Kecamatan Singkep-Lingga Banyak Yang Tidak Mau Divaksin

Lakukan evalasi dalam Lokakarya mini tribunal III UPT Puskesmas Dabo Lama Kecamatan Singkep-Lingga, Terungkaap bahwa banyak warga yang tidak mau divaksin.(Foto:Aulia/presmedia.id)   

PRESMEDIA.ID, Lingga-  Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Dabo Lama Kecamatan Singkep Lingga dr.Yan Cahyadi Anas, mengatakan vaksinasi masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan di Singkep hingga saat ini belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

Hal itu terjadi disebabkan sejumlah masyarakat di sejumlah desa di kecamatan Singkep Lingga, tidak mau divaksin tanpa alasan yang jelas. Sejumlah desa yang warganya masih banyak yang belum divaksin itu adalah warga desa Tanjung Harapan, Kelurahan Dabo Lama dan desa Batu Berdaun.

Hal itu terungkap dalam lokakarya dan pertemuan yang dilakukan pihak Kecamatan yang dihadiri Camat Singkep, Kabid P2 Dinas Kesehatan, Unsur Desa dan Kelurahan, Babinsa dan Babin kamtibmas, serta kepala sekolah SMA dan SMP berlangsung di Gedung Sapta Pesona kelurahan Dabo kabupaten Lingga Rabu (15/9/2021).

Dalam pertemuan ini, juga dilakukan evaluasi dan pembahasan sejumlah kendala pelaksanaan Vaksinasi warga sebagaimana yang ditargetkan Bupati Lingga.

“Dari pertemuan tadi, juga muncul permasalah bahwa ada beberapa warga sasaran yang sudah tidak berada di tempat karena sudah pindah atau bekerja maupun bersekolah di luar daerah,” kata kepala UPT Puskesmas Dabo lama ini.

Atas dasar itu lanjutnya, tim Satgas Vaksin Kecamatan, akan kembali melakukan pendataan warga yang masih ada dialamat tempatnya untuk divaksin.

Sedangkan terhadap warga yang menolak dan tidak mau divaksin, akan dikumpulkan, dengan mendatangi rumah warga secara (door to door) untuk dilihat dan dipastikan apakah orang tersebut tidak mau divaksin.

Karena menurut dr.Yan Cahyadi Anas yang bisa membatalkan warga Vaksin itu hanya ada 2 yaitu, ditunda karena sakit atau tidak layak karena ada penyakit kronis dengan menunjukan bukti medis.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah pusat melalui Presiden sebelumnya menargetkan agar setiap kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia menggesa pelaksanaan vaksin bagi warganya di daerah dengan target 70 persen dari total jumlah penduduk.

Persentase 70 persen warga setiap daerah harus sudah tervaksin ini, ditargetkan hingga Desember 2021 mendatang. “Harapan kita, Target ini bisa kita mencapai 100 persen di Lingga,” pungkasnya.

Penulis:Aulia
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...